
Amurang – Salah satu hewan endemik Sulawesi Utara (Sulut) yang terancam punah adalah Yaki atau bahasan latinya Macaca Nigra.
Masih banyak masyarakat Minahasa dan Manado belum mengetahui Yaki hewan yang dilindungi ini, masih saja diburuh dan dimakan dagingnya. Padahalah hewan yang berwana hitam dan pantat merah ini, terancam punah.
Menyikapi hal ini, penggiat alam yang tergabung dalam Kelompok pecinta Alam Bebas (KPAB) Lolombulan Motoling-Minahasa Selatan (Minsel) memiliki cara unik untuk mensosialisasikan penyelamatan Macaca Nigra ini.
Buktinya, pada kesempatan mendaki atau menikmati alam baik yang ada di Minahasa seperti gunung soputan, maupun di luar daerah yakni gunung ambang. Mereka mengambil kesempatan berfoto dengan membentangkan poster “Save Yaki”.
“Ya, cara kami mengajak masyarakat Sulut untuk lebih peduli dan menyelamatkan Yaki, hewan endemik Sulut. Bagaimana jika tidak dimulai sekarang, nantinya anak cucuk kita kelak hanya melihat fotonya saja,” pekik dedengkot KPAB Lolombulan Motoling, Vidy Wowor, sembari berharap juga kita lebih peduli terhadap lingkungan. (sanlylendongan)
