
Langowan, BeritaManado.com — Sejak tahun 1868 hingga 2019, Paroki St. Petrus Langowan setidaknya telah dan sedang dilayani oleh 60-an imam dari beberapa ordo dan komunitas dan imam pertama yang tercatat di Buku Baptis adalah Pater Johanes de Vries SJ.
Dari catatan dalam Buku Permandian di Sekretariat Paroki St. Petrus Langowan dan beberapa referensi lainnya, para imam yang melayani berasal dari Ordo Serikat Yesus (SJ) atau lebih lazim disebut Jesuit dan Pater Johanes de Vries SJ merupakan yang pertama sesuai dengan apa yang tertulis dalam Buku Baptis Pertama.
Selanjutnya ada imam-imam dari Tarekat Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC) yang secara resmi melanjutkan misi pelayanan umat Katolik dari Ordo Jesuit yang sudah dirintis sejak tahun 1868 – 1919.
Sebelum tahun 1919, misi Tarekat MSC sebenarnya sudah dirintis oleh Pastor U. Byzjherveld MSC dan baru sektiar tahun 1970 hadir Imam Projo/Diosesan pertama di Paroki St. Petrus Langowan yaitu Pastor Agus Mangundap Pr.
Setelah itu, para imam yang bertugas di Paroki St. Petrus Langowan silih berganti antara tarekat MSC dan Projo, namun masih lebih didominasi oleh imam-imam MSC.
Berikut ini nama-nama imam yang pernah melayani di Paroki St. Petrus Langowan:
1. Johanes de Vries SJ (1868)
2. G. Metz SJ (1873)
3. Joan van Meurs SJ (1874)
4. Lee Cooq D’Armandvile SJ (1883)
5. B. Mutsaers SJ (1886). (Catatan: Tahun 1890 Gereja umat Langowan berada di Desa Amongena dengan kondisi beratapkan seng, dinding kayu dan lantai tembok. Gereja juga pada waktu itu digunakan sebagai sekolah – Buku Sejarah Berdirinya SD Katolik Sta. Monika Langowan, Herman Kaligis S.Ag Tahun 2016)
6. A. P. F. van Velsen SJ (1893)
7. Petrus Witjes SJ (1896)
8. A. Bodsius SJ (1899)
9. H. J. J. Jansen SJ (1903)
10. U. Byzherveld MSC (1914-1920)
