Dalam aksi demo karyawan RSU GMIM Bethesda tersebut, tidak ada yang memberi komando, karena selama beberapa hari memang luapan emosi seluruh karyawan sempat menjadikan area lobi RSU GMIM Bethesda Tomohon bagaikan arena pertarungan bela diri.
Baru setelah beberapa hari kemudian, reaksi karyawan RSU GMIM Bethesda terhadap tindakan sepihak Yayasan Medika mulai terkontrol, karena sudah ada seseorang yang mengontrol, meski itu tidak disebut sebagai koordinator lapangan.
Meski pihak Yayasan Medika telah menetapkan dan melantik jajaran direksi yang baru, bagi seluruh karyawan RSU GMIM Bethesda saat ini, Dr Ramon Amiman masih dianggap sebagai pemimpin mereka bersama dua direksi lainnya yaitu Dr Maryo Moningka Sp Rad dan Dr Ellaine Wenur MKes.
“Saya berepsan kepada seluruh karyawan RSU GMIM Bethesda Tomohon, tetaplah bekerja melayani masyarakat khususnya pasien di semua bagian, maupun yang rawat jalan. Buatlah suasana seperti biasa sambil tetap berdoa dengan sungguh, agar pada waktunya Tuhan menentukan dan memutuskan yang terbaik bagi kita semua. Intinya bahwa biarlah dalam permasalah yang sedang dihadapi ini, kita menempatkan Tuhan diatas segalanya,” harapnya.
(Frangki Wullur)
