Pengembangan investasi dan perdagangan terus gencar dilakukan terobosan; di mana investasi sepanjang 2016-2023 semester 1 realisasi untuk PMA dan PMDN sebesar 60-an triliun rupiah.
Optimalisasi ekspor dengan berbagai kebijakan dan khususnya direct call ekspor dengan negara tujuan ekspor pertama adalah Jepang bahkan telah menopang perekonomian di masa pandemi tetap mendapatkan devisa dari ekspor tahun 2021 mencapai 11,77 triliun.
Menghadapi permasalahan stabilitas yang diakibatkan pengaruh masalah global yang juga mempengaruhi perekonomian nasional dan daerah maka langkah jitu yang dilakukan adalah meningkatkan ketahanan pangan serta upaya melancarkan ekspor komoditas pertanian dan agro industri strategis.
Gerakan “Marijo Bakobong” menjadi gaung penting dari waktu-ke waktu yang berhadapan dengan permasalahan yang menekan stabilitas secara kontinyu sebagaimana dikemukakan sebelumnya.
Disamping itu koordinasi kontinyu dilakukan Bersama melalui TPID dengan para pihak terkait seperti Bank Indonesia, Bulog, dan BPS.
Menghadapi pandemi covid-19 pemerintah daerah, diinisiasi langsung gubernur telah mengambil langkah-langkah cerdas dengan menyeimbangkan penanganan kesehatan serius bagi masyarakat yang terjangkit serta preventif melalui vaksinasi secara bertahap dan percepatan luar biasa.
Disamping itu langkah-langkah yang diambil tetap memberikan keseimbangan ekonomi melalui kelonggaran bersyarat yang terpantau kontinyu sehingga perekonomian masyarakat masih dapat berjalan.
Provinsi Sulawesi Utara termasuk salah satu daerah yang dinilai pemerintah pusat baik dalam manajemen pandemic covid 19.
Keseriusan ODSK terhadap pelayanan kesehatan adalah terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota menata puskesmas dan rumah Slsakit, juga ada ketambahan rumah sakit yang lebih memberikan alternatif sekaligus menambah kapasitas pelayanan yakni RS ODSK, RS Mata dan pengembangan RSJ Ratumbuisang sambil menata lebih baik RS Noongan dan RS Bitung.
Koordinasi juga dilakukan terus untuk menjamin pembiayaan oleh masyarakat yakni terpenuhinya target terkait BPJS.
Disamping itu memberikan iklim yang kondusif bagi pengembangan rumah sakit swasta, di mana sepanjang 2016-2022 telah terjadi peningkatan jumlah rumah sakit swasta professional.
Selanjutnya menjadi target pemerintah daerah bahwa Sulawesi Utara menjadi destinasi internasional untuk pelayanan Kesehatan.
Terobosan dan penguatan pemerintah daerah dalam perjuangan pengembangan industry daerah/hilirisasi tampak pada upaya pengembangan KEK Bitung, Kawasan Industri Mongondow (KIMONG), terus memberikan iklim yang kondusif terhadap daerah perbatasan dan kepulauan.
Disamping itu keterkaitan dengan penyiapan tata ruang serta dokumen perencanaan Pembangunan industry daerah serta direlevansikan dengan PTSP-OSS.
Pengembangan pusat-pusat pertumbuhan baru melalui pengembangan wilayah kawasan perkotaan BIMINDO (Bitung Minahasa Manado) yang sejalan dengan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Utara.
Menghadapi keuangan daerah yang makin ketat bahkan sebelum terjadinya pandemic covid-19 yang memberi dampak berat terhadap keuangan daerah.
Pemimpin daerah telah berkomitmen untuk mengimplementasikan analisis standar belanja (ASB) dalam rangka efisiensi dan efektifitas belanja daerah.
Provinsi Sulawesi Utara memiliki jumlah kegiatan ASB yang signifikan dan berada pada provinsi-provinsi teratas yang banyak menerapkan ASB.
