Minahasa Layak Punya Bandara Sendiri
Jakarta – Potensi pariwisata di Minahasa sangat menjanjikan untuk menghasilkan income yang sangat besar. Namun untuk mewujudkan hal tersebut, Minahasa perlu untuk mandiri alias tidak tergantung pada daerah lain di Sulawesi Utara seperti Kota Manado.
Memang harus diakui Kota Manado adalah entry point atau pintu masuk bagi kedatangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Akan tetapi jika saja Minahasa mampu mengupayakan untuk memiliki infrastruktur seperti Bandar Udara sendiri, maka itu akan sangat menunjang.
Bandara yang bisa dibangun di Minahasa mungkin tidak perlu sebesar Sam Ratulangi Manado. Cukup untuk dilandasi pesawat sejenis Wing Air, itu sudah cukup untuk tahap awal. Selanjutnya tinggal melihat perkembangan. Meski demikian, catatan yang harus diperhatikan disini adalah kesiapan daerah itu sendri.
Pengamat Politik dan Pemerintahan Dr Jerry Massie kepada BeritaManado.com, Kamis (21/1/2016) mengatakan bahwa hal itu bukan tidak mungkin terwujud. Pasalnya di Desa Kalawiran Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa terdapat jejak landasan udara peninggalan Jepang yang status kepemilikannya ada pada TNI Angkatan Udara.
“Kalau tidak salah pihak TNI AU sebelumnya pernah mengatakan bisa saja lahan yang yang saat ini telah dimanfaatkan warga sebagai ladang pertanian dipugar lagi untuk dijadikan bandara komersial maupun militer. Ini tinggal bagaimana pemerintah Kabupaten Minahasa bersama Pemprov Sulut mau menindaklanjutinya,” ujar Massie.
Namun diingatkan bahwa segala rencana termasuk pengembangan infrastruktur penunjang sektor pariwisata itu, harus mendapat dukungan politik dari pemerintah dan wakil rakyat, karena menyangkut produk prosedur hukum. (frangkiwullur)
