
Minsel, BeritaManado.com – Salah satu hasil laut unggulan Teluk Amurang adalah Ikan Tandipang dan Ikan Putih sehingga Ikan ini dijadikan sebagai salah satu sumber perkonomian nelayan pesisir.

Desa Matani Satu, Desa Tumpaan Satu, Desa Bajo, Desa Popareng, Desa Wawontulap, Desa Rap-Rap, Desa Sondaken, Desa Arakan merupakan desa- desa penghasil Ikan Tandipang. Namun demikian Ikan Tandipang tidak tersedia setiap saat, dikarenakan ikan ini akan muncul pada musimnya setiap tahun.
Oleh karena itu ikan ini diolah masyarakat nelayan agar bisa bertahan lama.
Pengolahan Ikan Tandipang dilakukan secara manual dan sederhana dengan dibersihkan terlebih dahulu selanjutnya akan diatur rapi pada rak untuk menjemur ikan (para-para/ regi).
Setelah itu ikan akan diasapkan dengan menggunakan perapian (porno).
Proses ini memakan waktu sekitar 30 menit tergantung dari api dan tungku yang ada.
Jika ikan sudah berwana kemerahan itu tandanya sudah matang dan selanjutnya adalah proses penjemuran manual di bawah sinar matahari agar kadar air dalam ikan berkurang.
Ikan Tandipang yang diasapkan akan membuat bakteri pada ikan mati dan ikan lebih awet.
Ikan Tandipang kaya akan protein, vitamin A dan vitamin B12, dan vitamin D.
Ikan Tandipang dipasarkan masyarakat nelayan ke pasar-pasar dan bahkan sudah ada yang menjualnya menggunakan aplikasi online.
Harga Ikan Putih berkisar antara Rp. 60.000 sampai Rp. 100.000/regi tergantung dari kualitas ikannnya.
Banyak para pembeli yang membeli ikan ini untuk dijadikan oleh-oleh bagi family, teman dan karabat baik di dalam maupun di luar negeri.
Ikan Tandipang sangat enak jika digoreng ditambah saos kacang atau bisa juga dengan dabu-dabu (sambal khas Manado).
Dengan mengenal sedikit tentang ikan tandipang, Kapala Dinas Pariwisata James Tombokan mengatakan hal itu merupakan salah satu wisata kuliner Minsel.
“Ekonomi kreatif semacam ini perluh ada di Minsel, apalagi ini sudah menjadi ciri khas. Kami akan berusaha untuk campur tangan mengembangkan usaha nelayan ini. Demi menjalankan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Minsel kami juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah,” kata Tombokan.
(RonaldKalalo)
