Bolmong – Tawuran antar kampung (Tarkam) kembali terjadi di bumi Totabuan. Setelah sebelumnya Desa Imandi Tambun, kali ini Desa Ibolian Induk Kecamatan Dumoga Tengah mengalami hal serupa ppada Sabtu (3/5/2014) kemarin sekitar pukul 19.30 Wita. Menurut informasi di lapangan Desa Ibolian Induk diduga dikepung oleh dua kelompok warga Desa Mogoyunggung dan Tonom.
Kepala Desa Ibolian Alfian Mamonto kepada BeritaManado mengatakan bahwa tiba-tiba di wilayah perbatasan terdengan keributan. Jumlah warga yang ada diperkirakan mencapai ratusan orang. Mereka ada yang menggunakan senapan angin dan tombak. Orang-orang tersebut mendapat perlawanan dari warga Desa Ibolian Induk.
Dari pertikaian tersebut dilaporkan 3 warga Ibolian Induk jadi korban luka lantara terkena lemparan tumbak di bagian kaki. Mereka adalah Ardi Lupoyo (29), yang menjadi korban lemparan tombak di kaki sebelah kanan hingga tembus. Sementara dua warga lainnya masing-masing Suranto Sain (35) dan Sunardin Dauela (46), keduanya terkena peluru senapan angin di lengan kanan dan bagian belakang.
“Untuk korban lainnya di Desa Tonom yaitu Randi Sumorang kabarnya terkena peluru senapan angin di bagian leher yang sudah dilarikan ke Rumah Sakit Monompia Kotamobagu. Kejadian ini sudah mnedapatkan penanganan awal dari pihak Polres Bolmong bersama pasukan Brimob,” ungkap Mamonto. (harismongilong)
