Manado – Sudah tradisi di setiap bulan ramadhan pasti ada yang namanya ngabuburit. Itu sebabnya kita bisa melihat begitu banyak penjual takjil mulai dari pinggir jalan raya sampai ke kawasan bisnis seperti Megamas.
Tapi lokasi berburu takjil di pohon kasih Megamas yang outdoor membuat sebagian masyarakat mengurungkan niat untuk berbuka puasa disana.
“Musim hujan mungkin jadi penyebab mengapa pohon kasih di awal ramadhan tahun ini tidak seramai tahun lalu”, ujar Yanti Saif, warga Wanea kepada beritamanado.com, Kamis (18/6/2015) sore tadi.
Ia pun memberi saran kepada penyelenggara agar masyarakat yang hendak ke festival ramadhan di pohon kasih Megamas tidak terlalu mengkhawatirkan hujan.
“Penyelenggara bisa membuat tenda yang besar dan luas. Nanti meja dan kursi di tata saja disitu. Kalau cuma pakai payung seperti ini otomatis hujan sedikit saja pasti basah”, tukasnya. (SriSuryaPertama)
