
MANADO – Politisi lawas Golkar Manado, Herry JJ Kereh SE Ak, menilai kekuatan Aditya Anugerah Moha (ADM)-Norma Makalalag di Pemilukada Bolmong, sudah semakin sulit dibendung. ”Saya kira pasangan yang diusung Golkar dan Demokrat ini tinggal dilantik, kekuatannya terlalu sulit disaingi pasangan lainnya, ”kata Herker sapaan akrabnya kepada beritamanado, Minggu (20/03).
Menurutnya, fakta lapangan, dan diperkuat hasil survei membuktikan pasangan ini merupakan pemenang. ”Bukan mau mendahului kehendak Tuhan dan pencoblosan, tapi Pemilukada saat ini memang sudah terukur, dan biasanya kalau lembaga survei independent, dengan teliti, dan teratur melakukan survei hasilnya tidak akan meleset, ”ujar Herry kepada beritamanado, tadi siang.
Herker, mengatakan, kekuatan Golkar di Bolmong memang masih sulit ditandingi, apalagi jika mesin partainya dikerahkan dengan optimal. ”Dan, saya lihat mesin Golkar di sini (Bolmong) sudah sangat optimal, ”ujarnya.
Selain itu, tambahan kekuatan Partai Demokrat juga menjadikan pasangan ini semakin superior di Pemilukada Bolmong. ”Jadi sebagai kader Golkar saya secara pribadi mereka tinggal dilantik, ”ujarnya.(abm)

dorang motangkis dgn apa kasiang..beringin yg dulu tumbuh subur sekarang ini lg pada berguguran daun nya,yg berdiri skarang tinggal pohon nya yg sdh layu…
kiapa nyandak muncul2 tu tukang2 analisa golkar kang? biasanya rajin ba tangkis serangan ;)
ga pa²lah namanya analisa…cuma kelewat pd aja, semoga tdk terulang..ckckckck
Herker : Ngn kwa bukan org Bolmong mo kase2 Comment,,,,,,ato cuma mo carmuk,,,,pa petinggi2 Golkar,,,,,,
Beny itu klo kampanye cuma bisa menghujat org lain. Kemudian teriak2 lg klo salihi pake uang….gimana dgn ADM om beny ? Yg di bagi2 sama MMS itu apa, klo bkn uang dan beras, pake tanda tangan lg…hehehe..Sejak kampanye MMS bak malaikat, dimana2 bagi kebaikan uang dan beras, tau diri, donk malu sama rakyat yg ADM dan MMS bayar.
om ben yg harus didemo…kok masih diPDIP padahal tidak loyal dipartai…
Manager Strategi JSI Baso Affandi mengaku hasil perhitungan di 12 kecamatan di Bolmong pada Selasa (22/3) diluar dugaan JSI. Karena perkiraan JSI, taktik memenangkan pasangan Bersatu (Bersama Salihi-Tuuk) diluar batas akal sehat.makanya merakyat jangan cuma diatas panggung….kong menghujat orang lain kang om ben….
Haha….sikat trus..runtuh kan Nepos2
Gue mau sumbang kalau ada yang kampanye anti Nepos..
Muak aku melihat the Nepos menggerogoti SULUT
Bayangin, nanti kalau mereka ada pertemuan pemerintah yang datang dorang samua, mama, papa, anak, adik, ponakan, tante…..
Memangnya SULUT (Minahasa, Totabuan, SATAL) ini punya nenek moyang kalian apa…?
itu suara rakyat om ben…
benny sikuda tua :TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG- Semakin menguatnya hasil perolehan suara yang memenangkan pasangan calon Bupati Bolmong, Salihi Mokodongan-Yani Tuuk, ditanggapi oleh Beny Rhamdani, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut.
“Di Bolmong telah terjadi tsunami politik dengan menggunakan uang,” katanya di depan ribuan masa pendukung di rumah ADM, Selasa (22/3).
Dikatakannya, dengan perolehan suara yang penuh kecurangan ini, Beny akan mengancam turun aksi dan membawa ribuan masyarakat Bolmong ke kantor KPU Bolmong dan juga kantor Panwaslu Bolmong. “Tunggu komando. Saya sudah bernasar. Jika kita dikalahkan dengan kecurangan dalam bentuk uang, maka saya yang akan pimpin demontrasi,” tegasnya.
Dirinya mengaku tidak takut dengan siapun selama langkah yang diambil adalah benar. Menurutnya, dari hasil sementara bahwa Salihi yang mendapatkan suara terbanyak maka proses demokrasi di Bolmong yang jujur dan adil, sudah tercoreng dengan adanya praktek money politics yang dilakukan oleh tim Salihi-Yani Tuuk.
Ia juga mempertanyakan kinerja Panwas yang tidak becus dalam bekerja. Mengapa demikian ? Menurutnya, selama ini, sudah banyak bukti dan temuan atas kecurangan Salihi dengan membagi-bagikan beras namun terkesan dibiarkan oleh Panwas Bolmong. “Dimana Panwas ? Apa kerja mereka ? Seharusnya mereka mengawasi hal-hal seperti ini. Mereka itu digaji oleh rakyat bukan oleh Salihi ataupun kandidat lainnya,” ketusnya.
Kayak nya herker lagi mabuk ga tahu habis nyabu atau miras waktu kasih komentar atau mungkin lagi stress berat akibat kekalahan 2 kali di pemilukada manado, dan sekarang kasih komentar asal aja, yang di analisa nya mungkin pemilukada manado tua………………ha..ha..ha..
Apa anda nda salah comment Her?
Bukannya “Sulit Membendung”?
sadap ja baca ini analisa noh…. heehehehe…