Minahasa

Hasil Pilkada Minahasa Berpotensi Terjadi Konflik Horizontal

Kawangkoan – Hasil perhitungan suara dalam rangka pemilihan kepala daerah Kabupaten Minahasa dinilai sangat berpotensi terjadinya konflik horizontal. Pasalnya, klaim salah satu media massa turut membuat kubu salah satu calon yakin bahwa kemenangan sudah digenggam. Yang dikhawatirkan yaitu jika hasil resmi keluaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa berbeda, disitulah potensi terbesar terjadinya konflik. 

Pendapat itu diaminkan tokoh pemuda asal Kawangkoan Stephen Liow. Kepada beritamanado.com Sabtu (15/12) pagi, Liow mengatakan bahwa jangan salahkan KPU jika hasilnya nanti berbeda dengan data yang diklaim.

“Jadi sebagaimana pernyataan siap menang dan siap kalah yang ditandatangani saat deklarasi damai beberapa waktu yang lalu, maka baik pendukung maupun calon yang bersangkutan harus legowo menerima apabila tanggal 18 Desember 2012 nanti faktanya berkata lain,” tandas Liow.

Liow juga menambahkan, jika memang konflik benar-benar terjadi, maka pihak pertama yang bertanggung jawab adalah media yang menyebarluaskan berita sepihak, selanjutnya oknum-oknum yang merupakan otak intelektual yang sengaja memainkan opini menyesatkan.(ang)

 

 

 

10 tanggapan untuk “Hasil Pilkada Minahasa Berpotensi Terjadi Konflik Horizontal”

  1. tokoh pemuda asal Kawangkoan Stephen Liow ?

    adohh nda ada pengaruh apa2 dia itu, cuman mmg dia vokal, mar orang2 so nda j farek p dia…

  2. skrng torang tangallkan atribut partai mari trng satukan hati dan visi demi masa depan anak cucu, demi pembangunan minahasa kedepan. semoga damai natal ada p torang samua.

  3. bagimana dang katu kalo betul nomor 4 yang menang….
    kong betul juga masyarakat yang ‘baku-bage’ mo se salah pa media masa ?
    sebenarnya media masa hanya menyampaikan apa yang terjadi, buktinya kan berimbang, tetap di muat tentang kalim dari CNR-DJT.
    makanya pendukung ke dua pasang calon siapaun yang menang jangan baku marah…
    hasil KPU adalah SAH.
    jangan lagi se salah media masa…. kalo masyarakat yang baku bage.
    kal bak bage berarti pendukung calon yang kalah tidak menerima kekalahan. kalaupun hasil sabantar berbeda dengan berita sebelumnya kan media itu sendiri yang akan malu.
    q rasa rakyat Minahasa so dewasa dalam berdemokrasi.
    torang samua basudara/
    I JAJAT U SANTY…

  4. SHS skrg so laeng, krn kurang terakhir menjabat dia kurang ja beking “semau gue” hhhhmmmmm…… Rakyat nda bodok skrg, blh mo lia mana yg betul deng mana yg nda betul.

  5. Statement Sdr Stephen benar, media terlalu bombastis membentuk opini publik. Terus terang selama ini “kami” tidak mau berlangganan dgn media yg terlalu berat menyuarakan “bahkan” tiada hari memuji sang Penguasa.. Terasa tidak pernah berbobot kritik atau koreksi pemerintah, seolah samua butul, jago n bersih..Mudah2an kali ini otak intelektual terkecoh.. Apa lagi termuat: Hasil Pilkada adalah Suara Tuhan.. Tuhan pasti menangis, ulah manusia …

  6. Betul…. Bahaya klu Media Massa so nda independen kong so dikuasai Penguasa. So jelas-jelas Koran Manado Pos SHS deng depe link so “kuasai”. Nanti lia jo apa yg mo terjadi, mudah-mudahan nda parah-parah amat, kasihan Masyarakat…

  7. oleh karena itu Pemilu berikut media massa itu boleh jadi KPU spy belum coblos yg calon soboleh lantik…..

  8. stuju katu noh, orang Minahasa itu cerdas, berpendidikan dan so nyandak biadab toh. jadi sapa pun yang menang, itu yang kalah musti akui dan trima deng lapang hati.
    orang Minahasa, yang kalah jangang bawa ini sampe ka MK neh. bekeng malo jo!!!!!

  9. stephen liow torang so kalah,sdh jo ba komen macam2.itu data di manado post so sama deng form C1.banyak selamat utk JWS……..

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara