Berita Utama

Gubernur Yulius Selvanus Jadikan Keterbatasan Fiskal Sebagai Motivasi Kerja Lebih Keras, Cerdas, Inovatif

Penyesuaian KUA-PPAS tersebut dilakukan guna memastikan anggaran tetap realistis serta selaras dengan realokasi fiskal yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, sekaligus memastikan kelangsungan program prioritas daerah.

“Kondisi fiskal yang terbatas ini menuntut kita untuk melakukan penyesuaian strategis dalam struktur pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah, tanpa mengorbankan komitmen kita terhadap pelayanan dasar, Standar Pelayanan Minimal (SPM), dan program prioritas pembangunan,” ucap Gubernur Yulius.

Gubernur Yulius Selvanus Jadikan Keterbatasan Fiskal Sebagai Motivasi Kerja Lebih Keras, Cerdas, Inovatif

Dalam menghadapi tantangan fiskal yang ketat itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tetap teguh pada komitmen, antara lain:

Selain komitmen itu, belanja daerah secara umum diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan delapan prioritas pembangunan sesuai tema RKPD Tahun 2026.

Namun, dengan keterbatasan fiskal yang ada, upaya yang akan dilakukan adalah memperluas sinergi secara vertikal dan horizontal dengan Pemerintah Pusat khususnya melalui APBN dalam mendorong pendanaan infrastruktur strategis serta kolaborasi pemerintah kabupaten/kota memastikan keselarasan program dan pemerataan manfaat pembangunan di seluruh wilayah.

Skema keuangan KUA-PPAS Tahun 2026 ringkas dapat dijabarkan sebagai berikut:

  • Pendapatan Daerah sebesar Rp.3.165.235.721.995,-.
  • Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp.2.974.612.390.563,-.
  • Pembiayaan Daerah terdiri dari:
    Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp.20.000.000.000,-.
    Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp.210.623.331.432,-
  • Kita pahami KUA dan PPAS 2026 bukan sekadar dokumen teknis, melainkan manifestasi komitmen politik dan tanggung jawab moral Pemerintah Provinsi untuk menjaga keseimbangan fiskal, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat meski dalam keterbatasan anggaran.
  • Dengan segala keyakinan, komitmen dan semangat membangun, Saya berharap, Rancangan KUA dan Rancangan PPAS APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2026 ini dapat dibahas secara mendalam dan konstruktif oleh alat kelengkapan Dewan bersama Tim Anggaran Daerah (TAPD).

Dengan begitu, Gubernur Yulius mengajak semua pihak untuk menjadikan keterbatasan fiskal tersebut sebagai motivasi untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih inovatif.

“Dengan sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi dan DPRD, Saya yakin kita akan mampu mengawal KUA- PPAS 2026 ini menjadi APBD yang berkualitas, efektif, dan mampu menjawab serta kebutuhan mendasar tantangan serta
masyarakat Sulawesi Utara. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati setiap niat dan tindakan baik yang kita lakukan demi kemajuan Sulawesi Utara,” tutup Gubernur Yulius.

(Erdysep Dirangga)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara