Kota Manado

GSVL Sampaikan Bekal Orang Tua Untuk Rajin Ibadah dan Rajin Belajar

Wali Kota Vicky Lumentut di Nias 2

NIAS – Menjadi birokrat yang sukses dan mencapai pangkat tertinggi IV E, kemudian terpilih menjadi orang nomor satu di Kota Manado, tak membuat Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut melupakan masa lalunya yang penuh perjuangan.

Hal ini mencuat ketika Wali Kota GSVL sapaan akrabnya didaulat Departemen Pemuda dan Remaja (Depera) PGI berbagi success story kepada para peserta Pertemuan Raya Pemuda Gereja (PRPG) dan undangan yang menghadiri Penutupan PRPG, Sabtu (8/11/2014).

Dengan tidak menunjukkan raut kelelahan usai menempuh perjalanan sekitar 3 jam menembus belantara Nias, GSVL menuturkan ceritanya,

”Sedikit saya sampaikan bekal yang dititipkan orang tua saya. Orang tua saya mengajarkan dari kecil ada dua hal. Pertama, harus rajin ke gereja dan Kedua, harus sekolah belajar kalau ingin nasib lebih baik. Hari Minggu harus ke Gereja,” ujarnya.

Kalau di kampung GSVL dulu, hari Minggu kalau tidak ke gereja tidak boleh keluar rumah (jalan-jalan) harus ada di dalam rumah. Tidak boleh dilihat orang di jalan kalau tidak hadir di ibadah gereja. Memang sekarang sudah terjadi pergeseran tapi itu yang dititipkan orang tuanya.

“Harus beribadah, rajin ke gereja dan harus sekolah. Inilah modal yang membekali perjalanan hidup saya meskipun faktor biaya tentu menjadi pertimbangan orang tua. Dari pengalaman saya, saya usia 17 tahun, posisi kelas dua STM, ditinggalkan oleh tulang punggung keluarga,” kata GSVL

Lanjutnya, GSVL ayahnya meninggal, tapi semangat tidak boleh luntur, meskipun ditinggalkan, harus menanggung dua adik, mama sebagai pensiunan PNS, tapi Tuhan tidak pernah tinggalkan kita.


Beliau sempat merinci kejadian yang dianggapnya sulit diterima dengan logika tetapi terjadi. Dikatakannya, Pernah suatu kali dirinya meninggalkan ibadah karena besoknya harus ujian. Hasilnya ternyata mendapatkan nilai yang kurang menggembirakan.

“Sayapun menganggap ini lantaran saya tidak beribadah dengan rajin seperti yang dipesan orang tua saya. Pada kesempatan lainnya, saya memilih untuk memprioritaskan ibadah baru kemudian menyesuaikan waktu belajar. Hasilnya, saya bisa lulus dengan baik, bahkan untuk urusan menyelesaikan studi, saya sempat melewati beberapa senior saya.“ ujar GSVL.

Setelah menjalani pekerjaan selama bertahun-tahun, bahkan ketika menjadi pejabat di Provinsi Sulawesi Utara dan Kota Manado, GSVL menganggap dirinya sangat beruntung karena mendapatkan bekal yang sangat berharga dari orang tuanya. Oleh karena itu dirinya menitipkan pesan kepada seluruh pimpinan pemuda gereja di Indonesia untuk menomor satukan Tuhan.

“Perintah Tuhan kepada kita itu jelas Cari dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, baru kemudian semuanya akan ditambahkan. Jangan dibalik, mencari dahulu yang ditambahkan, baru kemudian mencari kerajaan Allah,”pesan GSVL. (medco/robin)

Wali Kota Vicky Lumentut di Nias

Baca Juga: 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara