Makna Filosofis ‘Sitou Timou Tumou Tou’ Dibalik Pembangunan Fasilitas Kanker

Wakil Menteri Kesehatan, Prof Dante Saksono Harbuwono, menekankan pentingnya pembangunan Gedung Pusat Kanker sebagai langkah untuk memenuhi hak masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.
Ia mengungkapkan bahwa kanker bukan hanya sekedar penyakit, melainkan sebuah ujian besar bagi banyak keluarga.
Prof Dante juga mengingatkan filosofi tokoh Sulawesi Utara Dr Sam Ratulangi, “Sitou Timou Tumou Tou” yang berarti manusia hidup untuk memanusiakan orang lain.
Fasilitas kanker ini juga dibangun untuk memberikan harapan, kehidupan, serta kesehatan bagi pasien kanker.
Dengan fasilitas yang modern dan terjangkau, Prof Dante yakin pusat onkologi ini akan memberikan dampak positif dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara.
“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi yang solid antara semua pihak, pusat onkologi ini akan menjadi fasilitas yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Apresiasi terhadap semua pihak yang sudah berkontribusi. Mari nyalakan harapan, kehidupan dan kebermanfaatan rumah sakit ini,” pungkasnya.
Pembangunan Gedung Pusat Kanker RS Kandou diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelayanan onkologi yang ada, memperluas layanan kesehatan berkualitas, serta memberikan akses kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Sulawesi Utara, khususnya bagi pasien kanker yang membutuhkan perawatan intensif dan berkelanjutan.
Dengan hadirnya gedung baru ini, diharapkan dapat menciptakan peluang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sulawesi Utara, memberikan harapan baru bagi pasien kanker, dan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Sulut.
(jenlywenur)
