
Manado – Golkar kembali membuktikan kedewasaan berpolitik dalam menghadapi guncangan, yang sempat memecah belah partai berlambang pohon beringin itu menjadi dua kubu.
Keretakan diinternal partai besar tersebut dengan adanya dua kubu kepemimpinan yakni kepengurusan Aburizal Bakrie hasil Munas Bali dan kepengurusan Agung Laksono yang merupakan hasil Munas Ancol.
Namun pertemuan yang digelar Golkar menyatukan dua kubu di Sekretariat DPP PG di kawasan Slipi, membangkitkan euforia kader Partai Golkar di Sulut menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), baik tingkat propinsi maupun di 7 kabupaten/kota.
Wakil ketua DPD I PG Sulut, Raski Mokodompit mengatakan bahwa bersatunya dua kubu, menjadi kekuatan baru bagi partainya untuk menghadapi momen Pilkada serentak.
“Dengan semangat ‘Suara Golkar, Suara Rakyat’, Partai Golkar sekarang ini telah menunjukan ketegaran dalam menghadapi guncangan. Lolos dari masalah kepengurusan, Golkar kini makin kuat,” ucap Raski yang saat ini tercatat sebagai anggota DPRD Sulut. (leriandokambey)
