
Bitung – Usai warga pedagang Pasar Girian mendatangi Kantor DPRD, Jumat (5/4) lalu kini giliran ratusan pedagang Pasat Pinasungkulan Sagerat, Senin (8/4) siang memenuhi ruangan paripurna DPRD.
Ratusan pedagang ini datang untuk menyampaikan aspirasi atas sejumlah permasalahan yang dihadapi di Pasar Pinasungkulan. Seperti kondisi pasar yang masih sepi pembeli dan terbatasnya angkutan kota yang melayani jalur menuju Pasar Pinasungkulan.
“Kalau kami rugi terus berjualan bagaimana mau menghidupi keluarga,” kata salah satu pedagang.
Selain itu, para pedagang juga menyatakan mendukung rencana Pemkot menutup Pasar Girian agar tidak ada aktifitas jual beli sekalian di Pasar Pinasungkulan.
“Kami sangat mendukung direlokasi, apalagi ditempatkan di lokasi yang lebih nayaman. Tapi sayang hingga kini Pasar Girian masih tetap beroperasi sehingga pembeli disana masih kurang,” tuturnya.
Sementara itu, kedatangan para pedagang ini diterima Ketua Komisi B, Ronny Boham, Ketua Komisi A, Victor Tatanude, Lalode Sumaila, Safrudin Ila dan Joundris Kansil.(enk)

pasar pinasungkulan nda laku itu bukan lantaran pasar girian, itu murni kesalahan pemerintah yang tidak mampu menyediakan fasilitas transportasi yang baik kesana. klo sarana transportasi baik, pasar pinasungkulan pasti rame.
demo tandingan,jadi curiga siapa biayai? kalo bagini kan sama deng upaya adu domba. kiapa kwa nyanda dudu bacirita satu meja biar ada jalan tengah.