Manado – Baru menjelang seminggu setelah secara resmi kepengurusan DPD KNPI Sulut yang dinahkodai oleh Jeckson Kumaat dilantik, badai kritik terus menghujani kepemimpinan Jeckson Kumaat.
Lihat saja setelah beberapa pengurus yang menarik diri alias mengundurkan diri dari struktur kepengurusan DPD KNPI Sulut, kemarin ada juga dari OKP yang di pimpin oleh Benny Rhamdani yakni GP Ansor menarik kader-kadernya dari struktur kabinet Jecko sapaan akrab Jeckson Kumaat.
Hal ini turut direspon oleh para akademisi serta pengamata-pengamat sosial politik dan kemasyarakatan yang ada di sulut. Semisalnya akademisi Fisip Unsrat Drs Novie Pioh MSi menuturkan bahwa kegemukan struktur yang ada merupakan akibat dari kemenangan secara aklamasi.
“Dalam teori manajemen organisasi, kemenangan secara aklamasi akan berakibat pada pembengkakan struktur. Sebab tidak ada kompetisi dalam memperebutkan kekuasaan. Maka dari pada itu dampaknya saling mengakomodir yang terjadi, disinilah terlihat sikap elegan sebagai pemimpin. Apakah mempunyai keberanian untuk mengusung kabinet yang kaya fungsi, walaupun miskin struktu ataukah malah ketakukan sehingga mengusung struktur sebaliknya,” papar Pioh sapaan akrabnya.(gnf)

Haha…banyak doi
Wona’ apa ngana bilang..ngana p bos banyak doi SHS dia bayar..?? nyanda salah ngana ? ba kaca kwa ngana..Jackson itu banyak utang..sedangkan da ba calon Ketua KNPI da gade oto dulu..itu tu ngana p maksud bayak doi. cuman lamu dia alias lala mulu..hahahahaha
Itulah akibatnya kalo tu ketua orang yg nintau apa2. Depe kira dia lagi sementara mo ba kampanye di Pilkada, kumpul orang banyak2….. hehehehe…..
Jang cem kwa bung Ramdhani deng Bung Pioh.. Tape bos kan banya doi. Deng SHS dia bayar no.