
Penulis: Tim Redaksi
Gempa tektonik magnitudo M6,0 mengguncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu sore 4 April 2026 pukul 17.34 WIB. Guncangan terasa hingga Manado dan BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Warga Kepulauan Talaud dan Naha merasakan intensitas III-IV MMI — bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Di Manado, getaran tercatat pada skala II-III MMI, seperti getaran saat truk besar melintas.
Belum ada laporan kerusakan.
Gempa Menengah dari Sesar Sangihe Thrust
Episenter gempa terletak di koordinat 5,0° LU; 126,32° BT di laut, sekitar 88 km arah Barat Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 71 km.
BMKG mengklasifikasikannya sebagai gempa menengah akibat deformasi batuan di Sangihe Thrust, dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Berbeda dari rangkaian susulan M7.6 Pulau Batang Dua yang terus aktif, gempa Talaud sore ini bersumber dari zona sesar yang berbeda.
BMKG: Belum Ada Susulan hingga Pukul 18.00 WIB
Hingga pukul 18.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dari gempa ini.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk hanya memercayai informasi dari kanal resmi yang telah terverifikasi: akun Instagram/Twitter @infoBMKG, situs bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, kanal Telegram @InaTEWS_BMKG, serta aplikasi wrs-bmkg dan infobmkg di iOS maupun Android.
Informasi ini dirilis oleh Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, [INTERNAL LINK: gempa hari ini Sulawesi Utara update BMKG] Dr. Rahmat Triyono, S.T., Dipl.Seis., M.Sc, dari Jakarta, Sabtu 4 April 2026.
Di hari yang sama wilayah Sulawesi Utara telah diguncang beberapa kali, sore ini giliran Talaud yang merasakan bumi bergetar.
