Manado – Terkait penambahan modal kepada PT Bank Sulut FPD mendesak agar Bank Sulut memberikan kontribusi pada kemanfaatan ekonomi, sosial dan pertumbuhan ekonomi dalam rangka kesejahteraan umum dengan memberikan bantuan kredit bukan hanya kepada PNS namun terlebih dapat menyentuh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah serta bantuan kredit bagi petani dan nelayan guna mencapai kemajuan investasi.
Hal tersebut tertuang dalam pendapat akhir Fraksi Partai Demokrat (FPD) yang dibacakan anggota fraksi Jonnie Sumual pada rapat paripurna penetapan Perda penambahan penyertaan modal pemerintah provinsi kepada PT Bank Sulut, beberapa waktu lalu.
FPD juga mengingatkan Pemprov Sulut sebagai pemegang saham pengendali dapat melakukan pengawasan melekat serta mengupayakan suku bunga kredit bagi PNS, membandingkan dengan bank lain yang relevan. (Jerry)

Operasional BS sudah sangat membahayakan daerah ini. Pasalnya Pemprop berkolaborasi MEGACORP memberi target laba thun 2012 seb.200 milyar dan thn 2013 seb.400 milyar. Cara cepat raih laba tidak lain ke PNS. Seluruh gaji PNS tergadai ke BS dalam jangka waktu 12 tahun. BANK MEGA juga ikut manfaatkan peluang melalui kredit channeling juga kepada PNS yg saat ini mencapai ratusan milyar.Saya PASTIKAN satu saat SULUT satu2nya daerah bermasalh yg PNS nya berlomba PENSIUN DINI disamping maraknya korupsi karena kehabisan gaji biayai kebutuhan rumsh tangga. Kesimpulannya:Pemprov awasi BS mustahil terlaksana. Saran saya ENYAHKAN MEGACORP SBGI SUMBER PETAKA DAERAH INI. Kami warga Sulut minta pertanggung jawaban Pemprov dan Deprov Sulut kenapa MegaCorp menjadi Pengendali BS..