Kota Bitung

PAD Bitung Melonjak Tajam! Baru Lima Bulan Tembus Rp47,8 Miliar, Target Rp104 Miliar Kian Dekat

Bapenda Kota Bitung kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kepatuhan pajak sebagai bagian dari investasi bersama bagi masa depan daerah.

Peliput: Syarif Umar l Bitung

Kabar menggembirakan datang dari pengelolaan keuangan daerah Kota Bitung. Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga akhir Mei 2026 menunjukkan lonjakan yang signifikan dan menjadi indikator positif bagi kekuatan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kita Pemkot Bitung.

Berdasarkan data resmi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung, realisasi PAD periode Januari hingga 30 Mei 2026 telah mencapai Rp47,8 miliar lebih, atau 45,98 persen dari target tahun 2026 sebesar Rp104 miliar.

Capaian tersebut bukan sekadar angka. Di balik peningkatan PAD tersimpan semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah melalui kepatuhan membayar pajak dan retribusi.

Kepala Bapenda Kota Bitung, Theo Rorong, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat dan wajib pajak yang telah menunjukkan komitmen mendukung pembangunan daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Bitung dan para wajib pajak yang telah berkontribusi melalui pembayaran pajak daerah. Realisasi PAD hingga Mei 2026 menunjukkan pertumbuhan yang positif dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah terus meningkat,” ujar Theo.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi Pemerintah Kota Bitung dalam menjaga stabilitas fiskal dan memperkuat kapasitas pembiayaan pembangunan di berbagai sektor.

Data Bapenda menunjukkan, sektor Pajak Daerah masih menjadi penyumbang terbesar PAD Kota Bitung. Hingga akhir Mei 2026, realisasi pajak daerah mencapai Rp40,4 miliar lebih, atau 44,66 persen dari target sebesar Rp90,65 miliar. Angka ini meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp30,6 miliar lebih.

Sementara itu, sektor Retribusi Daerah juga memperlihatkan tren yang menggembirakan. Realisasi hingga Mei 2026 mencapai Rp1,6 miliar lebih, atau 24,02 persen dari target sebesar Rp6,85 miliar, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun lalu yang berada pada angka Rp1,5 miliar lebih.

Tak hanya itu, komponen Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan mencatat performa paling menonjol dan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan PAD Kota Bitung pada tahun ini.

Peningkatan pendapatan daerah ini menjadi sinyal positif bahwa roda perekonomian daerah terus bergerak dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin kuat. Semakin besar PAD yang berhasil dihimpun, semakin besar pula kemampuan pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan, memperbaiki infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, serta menjalankan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kota Bitung optimistis tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun. Dengan dukungan masyarakat dan wajib pajak yang semakin sadar akan pentingnya kontribusi terhadap daerah, target PAD tahun 2026 diyakini dapat tercapai bahkan berpotensi melampauinya.

Karena itu, Bapenda Kota Bitung kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kepatuhan pajak sebagai bagian dari investasi bersama bagi masa depan daerah.

Sebab setiap rupiah pajak yang dibayarkan hari ini akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan yang nyata demi Kota Bitung yang semakin maju, kuat, dan sejahtera.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara