
Tomohon, BeritaManado.com — Ada yang menarik dari Rapat Paripurna mendengarkan pandangan Fraksi-fraksi DPRD Kota Tomohon, terhadap rancangan Perubahan APBD 2021, yang digelar, Senin (27/9/2021) di ruang Paripurna.
Pasalnya, fraksi Partai Golkar (FPG), meski kesimpulannya menerima penjelasan Wali Kota Caroll Senduk atas rancangan perubahan APBD 2021.
Namun, FPG memberikan beberapa catatan kritis atas Pemerintahan Kota Tomohon, antara lain tumpang tindih bansos dan asuransi yang tak punya hasil yang baik terhadap masyarakat.
Kemudian terkait dana lansia yang kiranya dapat dirasakan semua lansia kurang mampu.
Dan penyediaan air bersih yang masih memjadi persoalan, di mana PDAM sebagai pengelolahnya.
Terakhir yang menarik, FPG meminta agar Pemerintah memberikan insentif/kompensasi terhadap Pala Meweteng Purnabakti, karena situasi saat ini yang serba sulit dan juga mengingat dedikasi mereka yang kurang lebih telah mengabdi selama 10 tahun terakhir.
Pandangan FPG ini dibacakan oleh anggota DPRD, Priscila Tumurang.
Terkait insentif Pala Meweteng Purnabakti itu, Caroll Senduk ketika ditemui sesaat Paripurna, mengatakan Pemkot telah menyediakannya.
“Mereka akan dapat insentif terakhir mereka, juga dengan piagam penghargaan,” ujar Senduk.
Terkait poin yang lainnya, Senduk dalam tanggapannya di Paripurna mengatakan semua telah dilakukan sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.
(Dedy Dagomes)
