redaksibm
26 September 2012, 13:13 WIB
Diperbarui: 26 September 2012, 22:30 WIB
Sejumlah pejabat terlihat sibuk mengutak-atik handphone (HP) ketika Sekkot, Edison Humiang sementara memberikan penjealasan soal Kota Bitung kepada rombongan DPRD Mojokerto (foto beritamanado)Seorang pejabat sibuk sendiri mengutak-atik HP daripada ikut menyimak apa yang disampaikan Humiang (foto beritamanado)Menggunakan HP ketika sementara pertemuan rupanya hal yang lumrah dilakoni sejumlah pejabat Pemkot (foto beritamanado)
8 tanggapan untuk “Foto-foto Pejabat Sibuk Utak-Atik HP Saat Rapat”
kita sependapat dengan Sheik, tidak salahnya menggunakan handphone saat rapat apalagi itu berkaitan dengan pelayanan. Tapi terus terang, kita beberapa kali iku pertemuan dengan dua ibu camat paling “cantik” di bitung, dorang dua petangan memang ndak pernah lepas dari handphone. Kita nentau apa dorang dua memang betul-betul sibuk ba arahkan staf atau pekerjaan di kantor atau apa, kalo mo ada penelitian atau survei so Ibu Pingkan dengan Ibu Orin ini tu pejabat paling sibuk di bitung, ele walikota kalah
Sebagai kepala Skpd tentu Harus standby di kantornya untuk melayani masyarakat, seandainya Ada rapat, mereka Harus menjaga kominikasi Dgn bawahan seandainya Ada situasi emergency di daerahnya Dan mereka wajib tahu , Hal yg mereka lakukan wajar selama Hal itu emergency utk direspon (menjawab telepon). Kalo dulu mereka pasti dilengkapi Dgn HT , tapi Sekarang Dgn HP, Jgn memandang sesuatu Dgn kacamata negative , jika kita tidak tahu apa yg terjadi sebenarnya.
Orak dan Kampungan
harus diakui sistim pengawasan terhadap PNS bitung saat ini sagat lemah, akibatnya seperti kejadian ini. Tidak seperti pemerintahan lalu, PNS bitung memang benar-benar taat dan patuh terhadap aturan itu terlihat ketika ada pertemuan tiap pejabat hanya memegang buku dan bulpen untuk mencatat, pandangan fokus pada pemimpin pertemuan. Tapi sekarang, walikota saja sementara bicara para PNS tetap sibuk dengan hp
adoooo….Orin dengan Pingkan le ini???!!! ndak habis2 dorang dua cari sensi
ini bertanda pejabat yang sementara memberikan arahan tidak dihormati alias kehilangan pamor dimata bawahan.
Tulis status di Facebook….. Banyak tu bagitu, riki rasa muntah kita ja baca di ta pe facebook….. biar teman le….
hehehe… kualitas & etika org ini patut dipertanyakan.
kita sependapat dengan Sheik, tidak salahnya menggunakan handphone saat rapat apalagi itu berkaitan dengan pelayanan. Tapi terus terang, kita beberapa kali iku pertemuan dengan dua ibu camat paling “cantik” di bitung, dorang dua petangan memang ndak pernah lepas dari handphone. Kita nentau apa dorang dua memang betul-betul sibuk ba arahkan staf atau pekerjaan di kantor atau apa, kalo mo ada penelitian atau survei so Ibu Pingkan dengan Ibu Orin ini tu pejabat paling sibuk di bitung, ele walikota kalah
Sebagai kepala Skpd tentu Harus standby di kantornya untuk melayani masyarakat, seandainya Ada rapat, mereka Harus menjaga kominikasi Dgn bawahan seandainya Ada situasi emergency di daerahnya Dan mereka wajib tahu , Hal yg mereka lakukan wajar selama Hal itu emergency utk direspon (menjawab telepon). Kalo dulu mereka pasti dilengkapi Dgn HT , tapi Sekarang Dgn HP, Jgn memandang sesuatu Dgn kacamata negative , jika kita tidak tahu apa yg terjadi sebenarnya.
Orak dan Kampungan
harus diakui sistim pengawasan terhadap PNS bitung saat ini sagat lemah, akibatnya seperti kejadian ini. Tidak seperti pemerintahan lalu, PNS bitung memang benar-benar taat dan patuh terhadap aturan itu terlihat ketika ada pertemuan tiap pejabat hanya memegang buku dan bulpen untuk mencatat, pandangan fokus pada pemimpin pertemuan. Tapi sekarang, walikota saja sementara bicara para PNS tetap sibuk dengan hp
adoooo….Orin dengan Pingkan le ini???!!! ndak habis2 dorang dua cari sensi
ini bertanda pejabat yang sementara memberikan arahan tidak dihormati alias kehilangan pamor dimata bawahan.
Tulis status di Facebook….. Banyak tu bagitu, riki rasa muntah kita ja baca di ta pe facebook….. biar teman le….
hehehe… kualitas & etika org ini patut dipertanyakan.