Salah satu peserta, Figc Oroh dari GMIM Ebenhaezar Kakaskasen Tomohon, menyampaikan apresiasi terhadap Penatua Michael Mait yang ia anggap sebagai contoh nyata dari seorang pemimpin yang melayani.
Semangat melayani hingga ke pelosok- pelosok selama kurang lebih 10 tahun di Komisi Anak Sinode GMIM merupakan cerminan sosok yang melayani.
“Terima kasih sudah jadi panutan bagi kami. Saya berharap dan mendoakan agar ketika Penatua Michael terpilih menjadi Wakil Wali Kota Tomohon, karakter pemimpin yang melayani seperti inilah yang dibutuhkan,” ucap Figc, disambut tepuk tangan dari para peserta.
Sementara Glorify Helena Waluyan SPsi selaku Ketua FPLG Kota Tomohon menutup dengan ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya FGD tersebut.
Dia menegaskan bahwa salah satu rekomendasi penting dari diskusi ini adalah pemuda gereja Kota Tomohon harus bertanggung jawab menghadirkan pemimpin yang benar-benar melayani masyarakat.
“Ke depan, kami akan mengampanyekan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang tepat, karena ini adalah tanggung jawab moral kami sebagai pemuda gereja,” tutup Glorify.
Diskusi ini diharapkan tidak hanya membuka wawasan, tetapi juga memperkuat tekad pemuda untuk menjadi bagian dari perubahan di Kota Tomohon melalui peran aktif dalam menentukan pemimpin yang berkualitas.
(***/jenlywenur)
