Berita Utama

Persma Menang, Tapi Tersingkir! Gol Injury Time Unaaha FC Ubah Nasib Grup BB

Amir nomor punggung 33 melakukan sundulan yang berbuah gol untuk Persma 1960 Manado saat menghadapi Wahana FC Pekanbaru pada babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 Putaran Nasional di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.
Amir (33) menjadi pahlawan Persma 1960 Manado setelah mencetak gol kemenangan lewat sundulan pada menit ke-74 ke gawang Wahana FC Pekanbaru dalam laga terakhir Grup BB babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 Putaran Nasional di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Kamis (25/6/2026).

Persma 1960 Manado Taklukkan Wahana FC 1-0, Namun Gol Penyeimbang Unaaha FC pada Masa Tambahan Waktu Mengubah Nasib Grup BB

YOGYAKARTA, BeritaManado.com — Persma 1960 Manado menutup perjuangannya di babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 Putaran Nasional dengan kemenangan.

Namun hasil tersebut belum cukup untuk mengantarkan wakil Sulawesi Utara itu melaju ke babak 8 besar.

Bertanding di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, Kamis (25/6/2026), Persma mengalahkan Wahana FC Pekanbaru dengan skor tipis 1-0.

Gol kemenangan Badai Biru dicetak Amir, pemilik nomor punggung 33, pada menit ke-74.

Kemenangan tersebut sempat membuka harapan Persma untuk tetap bersaing memperebutkan tiket ke babak berikutnya.

Namun nasib tim asal Manado itu ternyata ditentukan oleh pertandingan lain yang berlangsung bersamaan.

Di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, PESIK Kuningan yang sudah unggul lebih dahulu harus puas bermain imbang 1-1 melawan Unaaha FC Konawe.

Gol penyama kedudukan Unaaha FC tercipta pada masa tambahan waktu.

Tambahan satu poin itu menjadi sangat berharga karena memastikan wakil Sulawesi Tenggara tersebut mengamankan posisi dua besar Grup BB.

Hasil tersebut sekaligus menutup peluang Persma untuk melangkah ke babak 8 besar.

Bagi Persma, kemenangan atas Wahana FC menjadi penutup yang manis sekaligus pahit.

Manis karena mampu mengakhiri putaran nasional dengan kemenangan, namun pahit karena tiket lolos yang diharapkan harus sirna akibat hasil pertandingan lain.

Sebelumnya, Persma masih menjaga peluang setelah tetap memiliki kesempatan secara matematis meski kalah 0-3 dari PESIK Kuningan pada laga kedua fase 16 besar.

Harapan itu akhirnya bertahan hingga pertandingan terakhir.

Namun gol penyeimbang Unaaha FC di masa injury time menjadi momen yang mengubah peta persaingan Grup BB dan memastikan langkah Persma terhenti di babak 16 besar.

Meski gagal melangkah lebih jauh, perjuangan Persma tetap patut mendapat apresiasi.

Badai Biru menunjukkan semangat juang hingga laga terakhir dan berhasil menutup turnamen dengan kemenangan penting atas Wahana FC Pekanbaru.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara