
Harisanto Pasa: Turnamen FORSA Warkop Jadi Ruang Berkumpul Warga dan Pecinta Remi 7 Kartu serta Domino Par-Par.
Peliput: Syarif Umar l Bitung
Suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan mewarnai Kelurahan Bitung Tengah, Lingkungan Satu RT 01, Kecamatan Maesa, Selasa (14/7/2026) malam. Forum Persaudaraan Warung Kopi (FORSA Warkop) Kota Bitung sukses menggelar Turnamen Remi 7 Kartu dan Domino Par-par yang dirangkaikan dengan nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol.
Kegiatan yang dipadati warga dan komunitas pecinta warung kopi ini bukan sekadar ajang adu strategi di atas meja permainan, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi, membangun solidaritas, serta memperkuat rasa kekeluargaan di tengah masyarakat Kota Bitung.
Ketua FORSA Warkop Kota Bitung, Harisanto Pasa atau yang akrab disapa Kep Anto, mengatakan turnamen tersebut diikuti oleh warga sekitar bersama keluarga besar FORSA Warkop yang memiliki hobi bermain Remi 7 Kartu dan Domino Par-par.
“Tujuan utama kegiatan ini bukan hanya mencari siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kami bisa mempererat tali persaudaraan, menjaga kebersamaan, dan menciptakan suasana yang akrab di tengah masyarakat. Warung kopi selama ini bukan sekadar tempat menikmati kopi, tetapi ruang untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan memperkuat hubungan sosial,” ujar Kep Anto.
Ia menjelaskan, pertandingan menggunakan sistem gugur sehingga setiap peserta dituntut tampil maksimal sejak babak pertama. Meski persaingan berlangsung ketat, seluruh peserta tetap mengedepankan sportivitas, saling menghormati, dan menjadikan kebersamaan sebagai kemenangan yang sesungguhnya.
Menurut Kep Anto, penyelenggaraan turnamen yang bertepatan dengan semifinal Piala Dunia 2026 menjadi momen yang tepat untuk menghadirkan kegiatan positif yang mampu menyatukan berbagai kalangan.
“Sepak bola menyatukan jutaan orang di seluruh dunia. Sementara turnamen Remi dan Domino ini menjadi media untuk menyatukan warga Bitung. Setelah bertanding, kami menikmati laga semifinal Piala Dunia bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Inilah semangat yang ingin terus kami pelihara,” katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Tawa, canda, dan semangat kebersamaan menyatu dalam setiap pertandingan hingga acara nobar dimulai.
Melalui kegiatan seperti ini, FORSA Warkop Kota Bitung berharap budaya berkumpul di warung kopi dapat terus menjadi sarana memperkuat persatuan, memperluas persahabatan, sekaligus membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Bersaing dengan Sportif, Bersatu dalam Persaudaraan”, FORSA Warkop membuktikan bahwa sebuah komunitas sederhana mampu menghadirkan ruang kebersamaan yang positif, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Bitung.
