Sementara itu, komedian senior Om Sampel menilai Free WiFi mempertemukan para pelawak paling populer di Sulawesi Utara.
Namun, ia juga menyoroti belum munculnya generasi penerus yang mampu melanjutkan kiprah komedian daerah di tingkat yang sama.
“Pelawak Sulut kita ya mereka-mereka ini, belum ada penerus,” kata Om Sampel dengan gaya khas topi koboinya.
Hal senada disampaikan Om Kale. Ia mengajak masyarakat Sulawesi Utara untuk mendukung film Free WiFi agar semakin banyak karya film daerah yang dapat diproduksi dan ditayangkan di bioskop nasional.
“Film ini jadi bukti indahnya Kota Manado yang tentu harus jadi kebanggaan kita bersama. Jangan lupa, 23 Juli 2026 nanti, bauni Free WiFi di Bioskop XXI,” ajaknya.
Dengan mengusung cerita ringan, humor khas Manado, serta dibalut panorama Kota Manado dan sekitarnya, Free WiFi diharapkan tidak hanya menghibur penonton, tetapi juga menjadi kebanggaan baru bagi industri kreatif Sulawesi Utara.
