“Kampus belum banyak dinodai pemikiran kekuasaan yang terlampau besar sehingga pemikiran jernih dan cemerlang dari para mahasiswa sangat dibutuhkan,” pungkasnya.
Adapun soal integritas, kata dia, itu menyangkut kejujuran, baik pada orang lain, tapi juga pada diri sendiri.
Selanjutnya berintegritas juga berarti mampu bersikap adil terhadap diri sendiri dan publik saat menjalankan tugas.
Tak hanya itu, tambah dia, berintegritas berarti harus mandiri dan tidak didikte oleh kemauan-kemauan di luar kewenangan, termasuk kemauan negatif diri sendiri.
“Jadi semua yang dilakukan harus akuntabel, bisa dipertanggungjawabkan, bahkan di hadapan Tuhan. Itu harus dipegang oleh siapapun, terutama penyelenggara,” tegasnya.
Usai pemaparan, kuliah umum dilanjutkan dengan diskusi bersama akademisi yang hadir.
Turut Hadir Ketua Bawaslu Sulut, Dr Ardilles Mewoh SIP MSi, serta sejumlah civitas Unsrat, khususnya FISIP.
(jenlywenur)
