
BeritaManado.com — Dalam sebulan terakhir, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, SE., MAP., MM., MSi. menorehkan serangkaian prestasi dan terobosan yang memperkuat posisi Minahasa Utara sebagai daerah progresif, inovatif, dan terbuka terhadap kerja sama global.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sukses meraih dua penghargaan nasional BRIDA Optimal 2025, yakni kategori Pemanfaatan Rekomendasi Kebijakan serta Pengembangan Potensi Unggulan Daerah.
Capaian ini menegaskan keberhasilan Joune Ganda dalam mendorong kebijakan berbasis riset, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
“Penghargaan ini adalah bukti nyata kolaborasi dan komitmen kami menjadikan riset dan inovasi sebagai dasar pembangunan daerah,” ujar Joune Ganda.
Joune Ganda juga menjadi salah satu kepala daerah yang diundang khusus memaparkan inovasi unggulan Minahasa Utara di ajang Innovation Government Award (IGA) tingkat nasional.
Presentasi tersebut menonjolkan praktik tata kelola yang efisien dan partisipatif, yang kini diadopsi beberapa daerah lain sebagai model pengembangan inovasi berbasis data.
Saat pemerintah pusat mengumumkan penyesuaian dan pemotongan transfer anggaran, Bupati Joune segera melakukan langkah cepat dengan menata ulang prioritas pembangunan agar proyek strategis tetap berjalan.
Fokus diarahkan pada program infrastruktur pelayanan dasar, pendidikan, dan kesehatan. Pendekatan ini dipuji banyak pihak karena menunjukkan kepemimpinan yang tanggap fiskal namun tetap berpihak pada rakyat.
Selain itu, Joune aktif menjalin komunikasi lintas negara.
Melalui pertemuan dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, ia mempresentasikan peluang investasi Minahasa Utara di sektor energi baru terbarukan, agribisnis, dan pariwisata.
Langkah itu dilanjutkan dengan komunikasi bersama perwakilan IASTIC Beijing, yang membuka potensi kerja sama teknologi dan pendidikan.
Inisiatif ini memperkuat posisi Minahasa Utara sebagai daerah yang siap menyambut investasi asing dengan prinsip keberlanjutan.
Tak hanya berprestasi secara administratif, Joune juga memperkuat kapabilitas pribadinya dengan melanjutkan pendidikan doktoral di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Ia tampil memukau dalam paparan akademik di hadapan para profesor IPDN, yang menilai disertasinya berpotensi menjadi referensi nasional tentang efektivitas pemerintahan daerah.
“Sebagai kepala daerah, saya harus memastikan kebijakan yang saya ambil memiliki dasar ilmiah yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Serangkaian capaian tersebut menegaskan arah kebijakan Joune yang konsisten menjadikan Minahasa Utara sebagai kabupaten berbasis inovasi dan kolaborasi riset.
Pemerintahannya kini dikenal aktif menggandeng lembaga pendidikan, riset, dan swasta dalam penyusunan kebijakan publik.
Pendekatan ini mulai menunjukkan hasil nyata, tidak hanya dalam bentuk penghargaan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan dan efisiensi birokrasi.
