Kota Bitung

Empat Rumah di Bitung Timur Hangus Terbakar, Korban Harapkan Bantuan Pemerintah

Petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke rumah lainnya.

Penulis: Syarif Umar l Bitung

Peristiwa kebakaran hebat melanda permukiman warga di Lingkungan IV RT 20, Kompleks Empang, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Jumat (17/4/2026). Sedikitnya empat unit rumah warga hangus dilalap si jago merah.

Api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah milik warga bernama Roi. Dalam waktu singkat, kobaran api dengan cepat merambat ke rumah-rumah di sekitarnya, mengingat sebagian besar bangunan terbuat dari material yang mudah terbakar.

Untuk memadamkan api, tiga unit mobil Pemadam Kebakaran milik Pemerintah Kota Bitung dikerahkan ke lokasi kejadian. Selain itu, satu unit mobil pemadam dari Pelindo serta bantuan mobil tangki air milik Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung turut diturunkan guna membantu proses pemadaman.

Petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke rumah lainnya. Setelah beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan.

Salah satu korban, Alce Walingkas (53), mengungkapkan kepanikan yang terjadi saat kebakaran berlangsung. Ia mengaku tidak sempat menyelamatkan harta benda karena api begitu cepat membesar.

“Api pertama terlihat di rumahnya Roi. Saya kaget dan langsung berteriak minta tolong kepada warga. Tidak ada satu pun barang yang bisa kami selamatkan, kami hanya keluar dengan pakaian di badan bersama keluarga,” ujar Alce dengan nada sedih.

Alce juga berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kota Bitung, mengingat seluruh harta benda mereka ludes terbakar, termasuk peralatan kerja anaknya.

“Alat fotografer anak kami hangus terbakar, padahal itu satu-satunya sumber penghidupan keluarga kami. Kami berharap pemerintah bisa membantu kami,” tambahnya dengan haru.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait penyebab pasti kebakaran. Aparat berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, total kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, para korban kini kehilangan tempat tinggal dan sangat membutuhkan bantuan darurat dari berbagai pihak.

Pemerintah setempat diharapkan segera turun tangan untuk memberikan bantuan bagi warga terdampak.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara