Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Senin, (21/11) mendapat kepercayaan lagi dari pemerintah pusat karna terpilihnya Sulut sebagai tempat sosialisasi terpadu konvensi Wina 1961 dan 1963 mengenai aplikasi fasilitas diplomatik dan keprotokolan dalam menunjang peningkatan potensi daerah.
Dikatakan Kepala Bagian TUP Pemrov Sulut Jemmy Ringkuangan hal tersebut akan mensosialisasikan tentang Pemberian Fasilitas Diplomatik Berdasarkan Konvensi Wina 1961 dan 1963, Pelayanan Keprotokolan, Potensi Daerah Provinsi Sulut dan Fasilitas. Rencana besok Selasa, (22/11) akan disosialisasikan.
Dijelaskan Ringkuangan “Sulut sebagai pintu gerbang Asia di kawasan pasific, pemerintah pusat melalui Kementrian Luar Negeri sangat mengapresiasi ide-ide cemerlang dari Gubernur sehinggah mengagendakan sosialisasi khusus tentang konvensi Wina yang akan dilaksanakan di Sulawesi Utara sehinggah kedepan diharapkan Sulut lebih siap dalam menghadapi berbagai iven-iven internasional serta Nasional lainnya, terutama untuk penyebarluasan informasi dalam kerangka peningkatan potensi masyarakat.”
Kegiatan ini menghadirkan empat orang Direktur Kemenlu. Direktur dibidang Keprotokolon Hukum, Keamanan, Diplomatik serta Fasilitas Diplomatik yang salah satunya berasal dari Manado.“Empat orang Direktur protokol akan hadir menyelenggarakan hasil konfensi Wina 61-63 fasilitas tentang aplikasi dan fasilitasi diplomatik dan keprotokoler.” Ujar Ringkuangan. (jrp)
