
Peringatan Hari Kebaya Nasional, Teguhkan Komitmen Perempuan Sulawesi Utara (Sulut) Lestarikan Budaya Bangsa.
Peliput: Syarif Umar l Bitung
Keanggunan balutan kebaya yang dikenakan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, S.E., menjadi simbol kuat komitmen perempuan dalam menjaga warisan budaya bangsa saat menghadiri peringatan Hari Kebaya Nasional yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sulawesi Utara ke-67, Senin (20/7/2026), di Atrium Manado Town Square (Mantos) 3.
Mengusung tema “Peragaan Pakaian Kebaya Noni Warisan Budaya Takbenda Indonesia”, kegiatan tersebut menghadirkan ratusan perempuan dari berbagai organisasi wanita se-Sulawesi Utara dalam sebuah momentum yang menegaskan pentingnya menjaga kebaya sebagai identitas budaya sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Kehadiran Ny. Ellen Honandar Sondakh tidak sekadar memenuhi undangan seremonial, tetapi menjadi wujud nyata dukungan terhadap pelestarian kebaya sebagai identitas budaya Indonesia sekaligus penguatan peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah. Di tengah ratusan peserta dari berbagai organisasi perempuan se-Sulawesi Utara, TP PKK Kota Bitung kembali menegaskan komitmennya untuk terus berada di garda terdepan dalam membangun keluarga yang tangguh dan masyarakat yang berdaya.
Peringatan Hari Kebaya Nasional tahun ini berlangsung semarak dengan beragam kegiatan bernuansa budaya yang mengangkat keindahan dan filosofi kebaya sebagai warisan bangsa. Sementara itu, perayaan HUT BKOW Sulut ke-67 menjadi ruang memperkuat sinergi lintas organisasi perempuan dalam menghadapi tantangan sosial, meningkatkan kualitas pemberdayaan perempuan, serta memperluas kontribusi terhadap pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Bagi Ny. Ellen Honandar Sondakh, kebaya bukan sekadar busana tradisional, melainkan simbol jati diri, martabat, dan kekuatan perempuan Indonesia yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat TP PKK dalam membangun keluarga yang harmonis, mandiri, serta berakar pada budaya bangsa.
Momentum Hari Kebaya Nasional juga menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam menjaga nilai-nilai luhur, mewariskan budaya kepada generasi muda, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.
Melalui keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut, Ny. Ellen Honandar Sondakh menegaskan komitmen TP PKK Kota Bitung untuk terus memperkuat pemberdayaan perempuan, melestarikan budaya lokal dan nasional, serta mendorong lahirnya generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan cinta terhadap identitas bangsa.
“Semangat Hari Kebaya Nasional harus menjadi inspirasi bagi seluruh perempuan untuk terus berkarya, menjaga budaya, memperkuat ketahanan keluarga, serta mengambil peran aktif dalam membangun daerah dan Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan berbudaya,” menjadi pesan yang tercermin dalam kehadiran Ketua TP PKK Kota Bitung pada momentum bersejarah tersebut.
Dengan semangat kolaborasi yang terus diperkuat melalui BKOW Sulawesi Utara, diharapkan peran organisasi perempuan semakin nyata dalam melahirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memastikan nilai-nilai budaya bangsa tetap lestari di tengah arus modernisasi.
