Bisnis dan Ekonomi

Ekspor Vanili ke Belanda Makin Bergairah

MANADO – Ekspor vanili dari Provinsi Sulawesi Utara ke mancanegara kembali bergairah menyusul pengiriman sebanyak tiga ton komoditas perkebunan tersebut kepada pembeli di Belanda pada pekan kedua Mei 2012. “Pengiriman vanili ke Belanda sebanyak tiga ton itu mendatangkan devisa 73.500 dolar Amerika Serikat (AS),” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Sanny Parengkuan, Jumat (11/5).

Sanny mengatakan, realisasi ekspor vanili dalam jumlah cukup banyak ini merupakan suatu kemajuan yang menggembirakan. “Dalam beberapa tahun ini hampir tidak terdengar ekspor vanili, kalau pun ada jumlahnya relatif kecil, tetapi mulai awal Mei 2012 ini terlihat kembali bergairah,” katanya.

Pasar vanili sebenarnya cukup terbuka di berbagai negara di dunia, hanya terkendala produksi petani relatif kecil, karena itu tidak heran jika ekspornya sedikit, tetapi mulai pekan kedua ini mulai terlihat kembali bergairah. “Permintaan vanili tinggi, karena komoditas ini banyak manfaatnya, terutama banyak digunakan sebagai bumbu,” kata Sanny.

Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sulut Hanny Wajong mengatakan, ekspor vanili sebanyak tiga ton itu memberi tanda komoditas perkebunan ini kembali meramaikan pasar dunia. “Pemerintah daerah berharap vanili dapat memenuhi permintaan pasar dunia yang demikian tinggi, untuk itu petani diminta lebih tergerak menjadikan vanili sebagai komoditas andalan,” kata Hanny.(dan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara