Pertemuan Garda Tipikor Indonesia dengan Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung, Pekan lalu.
Manado – Komitmen Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Prof Dr Ellen Joan Kumaat DEA dalam memberantas Korupsi didunia pendidikan, menuai dukungan dari berbagai kalangan, salah satunya datang dari Garda Tipikor Indonesia (GTI) DPC Manado.
Kepada BeritaManado.com, Stevi Mait SE selaku Ketua GTI Manado menegaskan memberikan apresiasi terhadap kinerja Rektor yang berani dan komit dalam memberantas Korupsi.
“Kami melihat Ellen Kumaat begitu komit dalam bekerja, upaya memerangi Korupsi di Unsrat ditunjukkan saat melaporkan 5 PNSnya yang diduga menjadi Calo Pendidikan untuk memasukan Mahasiswa Baru di Fakultas Kedokteran ke Polda Sulut, karenanya GTI Sulut melalui DPC Manado turut mengawal langsung berkas di Polda Sulut,” ujar Mait.
Dirinya juga mengatakan, upaya dalam membantu Rektor Unsrat, akan ditunjukkan GTI dengan mulai menyisir dugaan Korupsi di Fakultas-Fakultas.
“Untuk membersihkan Unsrat dari Korupsi, tak bisa Rektor sendiri, untuk itu GTI mengambil inisiatif untuk membantu menyisir melakukan investigasi baik secara terbuka maupun tertutup, datanya akan kami olah. Dengan Undang-undang Tipikor dan Keterbukaan Informasi Publik, GTI akan mengecek pengelolaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), mengingat masih ada kebocoran,” kata Mait.
Dikesempatan berbeda, Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung menegaskan apa yang menjadi penyampaian langsung dari GTI akan ditindak lanjuti.
“Kami senang menyambut kehadiran teman-teman GTI, Mari kita perangi Korupsi secara bersama-sama, Untuk Unsrat kita Sidik berpatokan Undang-undang, terutama akan kami tindak lanjuti segera laporan Unsrat, dan kasubdit Tipikor sudah diperintahkan untuk mengawal penuntasan kasus tersebut,” tegas Marpaung. (tr-01)

