Manado – DPRD Sulawesi Utara akan memprioritaskan pembahasan pergeseran anggaran Dinas Pemuda Olah Raga terkait dengan dana untuk persiapan provinsi tersebut menghadapi PON XVIII Riau. Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Arthur Kotambunan, Rabu (21/6) mengatakan, dari 21 item pembahasan pergeseran anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), akan diprioritaskan untuk Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora).
“DPRD sudah rapat terkait pergeseran anggaran itu, dan telah disepakati pada Senin (25/6) sudah diputuskan. Terdapat sekitar 21 materi atau item SKPD yang akan dibahas,” kata Kotambunan ketika menerima komunitas olah raga Sulut. Komunitas olah raga Sulut tersebut terdiri dari para pelatih, atlet, pengurus cabang olah raga yang mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON Sulut.
Hengky Lasut salah seorang Komunitas Olah Raga Sulut, mengatakan, seluruh daerah termasuk Sulut saat ini sedang mempersiapkan diri dalam menghadapi PON Riau September 2012. “Tetapi Sulut dalam menghadapi PON tersebut masih terkendala dengan pendanaan karena masih menunggu pergeseran anggaran,” kata Lasut juga atlet bridge PON Sulut.
Notje Apituley, Pengurus Persatuan Provinsi Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sulut mengatakan, menilai terjadinya pergeseran anggaran tersebut karena tidak matangnya perencanaan yang dilakukan dalam menyusun anggaran tersebut. “Anggaran yang disusun dengan peruntukannya tidak sesuai sehingga harus dilakukan pergeseran,” kata Apituley mantan Sekretaris KONI Sulut.
Dengan kendala ini, kata Apituley, Pelatda dalam menghadapi PON mengalami kendala sebab tidak didukung dengan dana. Para atlet tidak didukung dengan peralatan, begitupula untuk “try out” ke luar daerah tidak dapat dilakukan. Padahal try out itu penting untuk mengukur kemampuan atlet Sulut selama mengikuti Pelatda. Kendala tersebut dapat berimbas negatif terhadap prestasi atlet pada PON di Riau nanti.(niel)
