
Manado – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara melakukan konsultasi terkait dengan anjloknya harga kopra kepada para ahli ekonomi yang ada di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. DPRD Halmahera Utara yang berkisaran 20-an orang tersebut dipimpin langsung Ketua Samsul Bahri Umar.
Konsultasi yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta Manado mendatangkang pakar ekonomi dari Fakultas Ekonomi Unsrat yakni, Dr Vecky Rumate SH MH, Dr Gerdy Worang, Dr Palar.
Dalam acara tersebut ketiga pakar tersebut mengemukakan terkait dengan sisi negatif dan positif apabila harga kopra anjlok dan pemerintah mengambil alih berupa membeli kopra. “Ada baiknya jika kita memang di takeover, tapi ditakutkan harga tersebut ridak akan pernah baik, maka akan terjadi kebangkrutan dari pemerintah daerah, ” papar Dr Palar.
Seperti diketahui harga kopra per kilogram saat ini yang ada di daerah maluku utara yaitu berkisaran Rp 2.800 sampai dengan Rp. 30.000.(jkf)
