
Tondano, BeritaManado.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Minahasa dalam beberapa pekan terakhir terus melakukan pembenahan lingkungan objek wisata Benteng Moraya Tondano.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwsiata Kabupaten Minahasa Moudy Pangerapan dengan mengerahkan seluruh jajaranya dengan pembagian area kerja di seluruh bagian Benteng Moraya.
“Kami melakukan ini bukan sekedar tugas yang melekat sebagai institusi, namun menjadi tanggung jawab moral untuk mengelola dan mengembangkan potensi-potensi kebudayaan dan pariwisata di Kabupaten Minahasa,” ungkap Pangerapan.
Ditambahkannya, Benteng Moraya kedepan diharapkan menjadi laboratorium sejarah dan budaya daerah Minahasa dan bukan sekedar tempat untuk menikmati keindahan alam kota dan Danau Tondano.
“Benteng Moraya bukan objek wisata yang tunggal namun punya keunikan, karena terintegrasi dengan sejumlah unsur yaitu sejarah, budaya, tempat rekreasi, kuliner dan tentu saja alam. Hal ini diupayakan akan dikemas sebaik mungkin dengan keterlibatan banyak pihak yang berkepentingan,” harap Pangerapan.
Akan tetapi sebelum menuju kesana, mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Minahasa ini menuturkan hal pertama yang dilakukan yaitu pembenahan lingkungan.
“Kita mulai dulu dari hal-hal sederhana yaitu membuat lingkungan Benteng Moraya ini menjadi tempat yang nyaman bagi siapa saja yang datang berkunjung,” tuturnya.
(Frangki Wullur)
