
Manado, BeritaManado.com — Sejumlah proyek pembangunan saluran di Kota Manado menuai sorotan lantaran ditemukan dugaan pengerjaan yang dinilai tidak memenuhi standar teknis.
Temuan di lapangan oleh BeritaManado.com menunjukkan adanya pekerjaan pasangan batu yang masih berongga, ketiadaan lantai kerja, hingga pemasangan batu di atas pipa air dan kabel.
Kondisi yang semestinya tidak terjadi pada proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran publik.
Dalam hasil pemantauan tersebut, beberapa titik pekerjaan bahkan dinilai layak dibongkar ulang karena berpotensi menimbulkan kerusakan dini dan membahayakan fungsi saluran.
Sejumlah pihak mempertanyakan pengawasan dan pengendalian dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Manado yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan proyek-proyek tersebut.
“Seharusnya Kadis PU sering turun juga melihat pekerjaan di lapangan. Jangan hanya menunggu laporan,” kata Hardi aktivis muda tersebut.
Karena kata dia lagi, tidak menutup kemungkinan laporan tidak semua disampaikan.
“Atau laporan asal bos senang, sehingga ada hal-hal yang salah tidak terungkap” terangnya.
Upaya untuk mendapatkan penjelasan resmi dari Kepala Dinas PU Manado John Suwu, belum membuahkan hasil.
Pesan WhatsApp yang dikirimkan redaksi tidak mendapat balasan.
Ketika dihubungi melalui telepon di nomor yang bersangkutan, panggilan juga tidak direspons.
Tidak hanya itu, saat BeritaManado.com mencoba melakukan konfirmasi langsung di kantor Dinas PU, pejabat tersebut disebutkan tidak berada di tempat atau dikatakan sedang mengikuti rapat.
Hingga berita ini diturunkan, Kadis PU Manado belum memberikan klarifikasi terkait dugaan pekerjaan asal jadi yang mencuat ke publik.
Publik pun kini menantikan penjelasan resmi dari Dinas PU Kota Manado, mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran negara yang semestinya dikelola secara transparan dan sesuai ketentuan teknis demi kepentingan masyarakat.
(Jhonli Kaletuang)
