“Kami keluarga harapan besar meminta bantuan kepada bapak presiden Prabowo Subianto, menteri-menteri, Gubernur YSK minta tolong bisa pulangkan kaka saya ke Manado,” tuturnya.
Diketahui, Meilany diberangkatkan ke kawasan Timur Tengah pada Januari 2025 melalui seorang agen penyalur pekerja migran asal Sulawesi Utara berinisial J-L.
Kasus ini kembali menyoroti seriusnya ancaman TPPO serta lemahnya perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia, khususnya mereka yang diberangkatkan secara nonprosedural.
Deidy Wuisan
