
Comel Pakaya
Manado – Dialog publik terkait pilkada yang dilaksanakan hari ini, Selasa (2/2/2016) di Hotel Aston oleh salah satu organisasi mendapat kritikan tajam dari Comel Pakaya, pimpinan Aliansi Masyarakat Ekonomi Lemah (AMEL).
(Baca juga: AMEL Tuntut Tanggungjawab Anggaran Pilkada)
Menurutnya, dialog publik tersebut seperti settingan yang membodohi publik.
“Dialog publik ini seperti hanya settingan yang membodohi publik. Apalagi dengan adanya dukungan terhadap pilkada 17 Februari 2016 yang dilakukan tadi. Itu seperti sudah disetting dan ada kepentingan didalamnya,” ujar Comel setelah kegiatan dialog berakhir kepada BeritaManado.com.
(Baca juga: Aneh… Pilkada Manado Tak Digelar, Anggaran Nyaris Habis)
Lanjutnya, hingga saat ini tidak ada kejelasan mengenai pertanggungjawaban anggaran pelaksanaan pilkada.
Jangan membodohi rakyat kecil, karena rakyat tidak akan diam saja melihat hal ini. Anggaran pilkada harus jelas dulu, LPJnya harus ada dulu – Comel Pakaya
Baginya, masyarakat harus tahu karena keringat masyarakat ada di uang negara yang digunakan untuk pelaksanaan pilkada.
“DPRD belum memberi acc dan pemkot Manado selaku penyandang dana memastikan bahwa tidak ada anggaran untuk pilkada susulan di APBD 2016. Lalu KPU sebagai penyelenggara pilkada belum bisa mempertanggungjawabkan anggaran yang sudah terpakai, tapi meminta anggaran ke pemerintah untuk melaksanakan pilkada susulan. Jangan membodohi rakyat kecil karena rakyat tidak akan diam saja melihat hal ini. Anggaran pilkada harus jelas dulu, LPJnya harus ada dulu. Tuntaskan dulu masalah itu, baru bicara kelanjutannya, bukannya langsung menetapkan tanggal” ucap Comel yang dengan keras mengkritik dan mengecam setiap tindakan yang membodohi rakyat kecil. (srisurya)
Baca juga:
- Aneh… Pilkada Manado Tak Digelar, Anggaran Nyaris Habis
- AMEL Tuntut Tanggungjawab Anggaran Pilkada
- F-PAN Tetap Tolak Pilkada 2016, Ini Alasannya..
- Wow.. Gerindra Tolak Pilkada Manado 2016?
- Pemkot Manado Bersikap Hati-hati Terkait Anggaran Pilkada
- Pemkot Manado Dukung Pelaksanaan Pilkada, tapi…
- Ferry Liando: Pilkada Dalam Status Quo, Pengawasan Menentukan Hasil
