Berita Utama

Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Bupati Joune Ganda Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Fasilitas Dasar Sekolah

Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Bupati Joune Ganda Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Fasilitas Dasar Sekolah
Joune saat tampil dalam episode perdana podcast “Suara Lokal Mengglobal”, program yang dipersembahkan oleh Helmy Yahya Bicara bekerja sama dengan APKASI. Foto: Ist

Minut, BeritaManado.com — Di tengah keterbatasan anggaran, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda tetap menempatkan pembangunan infrastruktur dasar sebagai prioritas utama pemerintahannya.

Fokus itu tak hanya pada perbaikan jalan, tetapi juga pada peningkatan fasilitas pendidikan, termasuk pembenahan toilet di sekolah-sekolah.

Hal tersebut diungkapkan Joune saat tampil dalam episode perdana podcast “Suara Lokal Mengglobal”, program yang dipersembahkan oleh Helmy Yahya Bicara bekerja sama dengan APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia).

Dalam episode perdana itu, Bupati Joune menjadi tamu pertama yang berbagi pandangan tentang pembangunan daerah dan tantangan memajukan Minahasa Utara.

“Saya memang memprioritaskan perbaikan jalan, itu yang utama. Tapi perhatian saya juga tertuju pada sekolah-sekolah, karena banyak yang kondisinya belum layak,” ujar Joune Ganda kepada Helmy Yahya.

Menariknya, dalam percakapan tersebut Joune menyinggung hal yang tampak sederhana namun sangat mendasar, kondisi toilet di sekolah.

Menurutnya, sebagian besar fasilitas sanitasi di sekolah maupun tempat umum di Minahasa Utara masih berupa toilet jongkok, yang dinilai perlu ditingkatkan.

“Kalau kita lihat, hampir 99 persen masih toilet jongkok. Padahal ini bagian dari civilization, bagian dari peradaban dan sanitasi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, program pembangunan toilet duduk di sekolah menjadi salah satu langkah edukatif agar siswa sejak dini mengenal dan terbiasa dengan fasilitas yang lebih modern.

“Anak-anak perlu diajarkan bagaimana menggunakan toilet duduk. Supaya nanti kalau ke kota atau ke mall, mereka tidak bingung dan tahu cara menggunakannya dengan benar,” kata Joune.

Program peningkatan sanitasi ini, lanjutnya, juga diperluas hingga ke desa-desa dengan membangun toilet komunal.

Tujuannya agar masyarakat tak lagi buang air besar sembarangan, serta meningkatkan kesadaran tentang kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Dulu waktu kita kecil, toilet rumah ada di luar. Sekarang sudah di dalam kamar. Itu artinya peradaban kita berkembang. Nah, hal seperti ini yang saya mau dorong terus di Minahasa Utara,” ujarnya.

Dengan pendekatan yang membumi dan menyentuh aspek kehidupan sehari-hari, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya tentang proyek besar, tetapi juga tentang membangun kebiasaan sehat dan peradaban yang lebih maju bagi masyarakat Minahasa Utara.

(Rds)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara