Jalan SBY yang menyuguhkan pemandangan Gunung Klabat.
Airmadidi-Jalan SBY yang disebut-sebut sebagai nama jalan lingkar Kaki Dian, rupanya masih belum fix.
Dewan Kabupaten (Dekab) Minahasa Utara (Minut) pun mempertanyakan asal muasal penggunaan nama jalan tersebut.
Salah satu Anggota Dekab Minut Joseph Dengah, mengatakan, kemungkinan orang-orang menamakan Jalan SBY karena di ujung jalan lingkar Kaki Dian ini, tepatnya di taman dekat jalan By Pass Airmadidi, Presiden SBY pernah melakukan penanaman pohon.
“Ada juga yang menyebutkan itu sebagai jalan SBY sebagai akronim dari nama Bupati dan Wakil Bupati Minut yaitu Sompie Bersama Yulisa (SBY), seperti nama keduanya saat bertarung di Pilkada Minut beberapa waktu lalu,” kata Dengah.
Namun menurut Dengah, Pemkab Minut belum melakukan pengusulan nama jalan yang menghubungkan Kota Manado dan Bitung itu.
“Untuk penamaan jalan harus ada Peraturan Daerah dan harus diusulkan eksekutif ke legislatif. Nanti dewan yang akan melakukan pertimbangan, bersama tokoh-tokoh masyarakat dan tentu pemerintah,” tambah Dengah.
Untuk diketahui, proyek jalan lingkar ini dimulai tahun 1992 yaitu pengukuran lahan, diikuti langkah pembebasan lahan sepanjang 1,5 Km pada tahun 1998 yang dikerjakan Pemprov Sulut.(Finda Muhtar)

