Tomohon – Dalam rangka menindaklanjuti akan Program Adipura 2013, Selasa 19 Februari 2013, Pemerintah Kota Tomohon menerima kunjungan kerja Deputi Kementerian Lingkungan Hidup diterima langsung oleh Walikota Tomohon, Jimmy Eman SE Ak di Aula lantai tiga kantor Walikota.
Dijelaskan Eman, Pemkot Tomohon saat ini tengah menseriusi untuk meraih piala Adipura tersebut. “Pemerintah berkomitmen untuk meraihnya. Tentunya peran dari setiap SKPD sangatlah berpengaruh dalam pencapaian tersebut. Dan kami juga berharap adanya dukungan penuh dari seluruh komponen masyarakat untuk menyukseskannya,” ungkapnya.
“Tidak sulit untuk meraih Adipura asalkan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Demikian juga dengan seluruh SKPD, harus bahu membahu dalam mewujudkan Tomohon Kota yang hijau bersih dan nyaman. Kekompakan dan sinergitas juga harus dilakukan dalam rangka merubah nilai yang sudah didapat pada tahap pertama,” tutur Eman.
Sementara mewakili Kepala Pusat Ekoregion Sulawesi dan Maluku, Ir Muhamad Nur dalam pemaparannya terhadap hasil pemantauan terkait Adipura, khususnya di Tomohon mengatakan untuk keberadaan fisik sudah mulai Nampak. “Namun di sisi lain perlu adanya pembenahan infrasturktur,” tukasnya.
Di tempat yang sama, Melda Mardiana dari Deputi Pengelolaan Bahan Berbahaya Beracun dan Sampah menjelaskan tentang soal teknis dalam lomba Adipura ini. “Kebijakan secara nasional yang harus dilakukan oleh setiap kota adalah ikut serta dalam program Adipura. Untuk penilaian Adipura di Kota Tomohon sampai dengan bulan November 2012 nilai keseluruhan tahap pertama 73,03. Untuk penilaian tahap kedua, akan diberlakukan pertengahan bulan Maret 2013 dengan matriks penilaian diantaranya keberadaan jalan, pasar, pertokoan, sekolah, rumah sakit, taman kota dan terminal,” jelasnya sembari menambahkan untuk penilaian tahap pertama meliputi komponen pasar, pendidikan dan kesehatan berada pada kategori baik.
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Sub Bidang Pengendalian Pemanfaatan Ruang Mini Farida, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan dan Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Beracun BLH Provinsi Sulut Sony Runtuwene SE, Direktur Utama Bank Sulut James Salibana SE MM, Kepala Cabang Bank Sulut Kota Tomohon Mareyke Togas SE, seluruh pejabat di jajaran Pemkot Tomohon. (req)
