Berita Utama

Demo GMKI di Kantor DPRD Manado Berujung Ricuh

Legislator Sonny Lela mencoba berdialog dengan ketua GMKI Hizkia Sembel
Legislator Sonny Lela mencoba berdialog dengan ketua GMKI Hizkia Sembel

Manado – Aksi damai yang dilakukan GMKI Manado di kantor DPRD Kota Manado yang awalnya berlangsung aman, akhirnya berujung ricuh.

Hal ini terjadi, saat sejumlah pihak Kepolisian mencoba berdialog dengan para mahasiswa agar menyampaikan orasi di luar gedung sambil menunggu surat pemberitahuan demo.

Entah siapa yang memulai, aksi adu jotos antara mahasiswa dan aparat kepolisian serta sejumlah personil Satuan Polisi Pamong Praja pun terjadi.

Kepada BeritaManado.com, anggota dewan Sonny Lela yang sejak awal mengamati aksi demo berlangsung mengatakan bahwa, pihaknya telah bersikap koperatif untuk menerima aksi tersebut.

“Kami sudah berkali-kali mengatakan kepada mahasiswa, nanti kami saja yang menerima aksi ini. Tapi mereka bersih keras harus diterima oleh pimpinan dewan dan ketua Fraksi Demokrat. Disini sudah ada Anita De Blouwe yang merupakan wakil ketua fraksi. Tapi mereka tetap menolaknya,” kata Lela.

Dua mahasiswa yang mengalami luka-luka akibat adu jotos
Dua mahasiswa yang mengalami luka-luka akibat adu jotos

Pantauan wartawan, ketika aksi baku pukul terjadi, para mahasiswa pun berhamburan keluar dari kantor DPRD Manado. Tak pelak, sejumlah mahasiswa mengalami luka. Dan sejumlah awak media pun menjadi korban terkena gas air mata dan alat kejut (setrum) milik kepolisian.

Atas kejadian tersebut, sejumlah mahasiswa diamankan pihak kepolisian yang kemudian digelandang ke Mapolresta Manado. (leriandokambey)

5 tanggapan untuk “Demo GMKI di Kantor DPRD Manado Berujung Ricuh”

  1. Eh pengamat! DORANG DISITU DA LAKUKAN AKSI DAMAI NE,nda ada itu anarkis, cuma ada bawa kertas deng megaphone, kong Polisi datang” pukul bagitu, lebih tepatnya tanpa alasan yang jelas.

  2. Jadi polisi itu harus sabar, jangan jadi seperti preman, apalagi dalam menangani anak mudah yang emosinya agak tinggi. Terlepas Dari siapa yang salah, tapi pihak Kepolisian telah melakukan tindakan pelanggaran HAM. Coba hadapi dengan hati yang dingin. Api harus dihadapi dengan air bukan dengan bensin.

  3. orang tua susah payah kerja cari doi supaya ngoni kuliah…bukannya kuliah betul2 eh malah demo ndak jelas, anarkis…menyatakan pendapat itu adalah hak tapi berbuat anarkis itu melanngar hukum…

    • Anda ini bernamakan pengamat tapi komentar anda tidak berdasar.
      Ditulisan ini sudah jelas ditulis “Entah siapa yg memulai”, belum jelas siapa yg memulai, jgn lsg mendiskreditkan mahasiswa, anda jg tidak tau konten dr aksi mereka menyuarakan apa, bilang demo gak jelas, pengamat dr laut kali lu ya..

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara