Mitra

Dekab Pertanyakan Kelangkaan Elpiji

Mitra – Kelangkaan gas Elpiji kembali terjadi di wilayah Kabupaten berjuluk Pemulihan Minahasa Tenggara (Mitra) menjelang perayaan Natal. Maski bahan ini menjadi kebutuhan urgen masyarakat, namun terpantau belakangan stok Elpiji mulai menghilang di pasaran, khususnya yang ada di agen-agen di pusat Kota Ratahan.

Kesulitan mendapatkan Elpiji, sontak menimbulkan keluh di masyarakat, alhasil masyarakat pun mempertanyakan janji pemerintah terkait konversi manyak tanah ke gas dengan alasan stok gas lebih dari cukup.

“Selalu saja rakyat yang disusahkan. Elpiji hampir sama urgennya dengan kebutuhan primer keluarga. Sebab sudah hampir seratus persen warga tidak lagi menggunakan MT. Ditambah akan perayaan Natal yang tinggal menghitung hari, tentu kebutuhan elpiji sangat diperlukan setiap rumah tangga,” kata Lely Sengka ibu rumah tangga asal Ratahan dengan nada kesal.

Legislator Mitra Kisman Hala menanggapi adanya kelangkaan elpiji, mempertanyakan efektifitas konversi MT ke Gas yang sama halnya akan mengantri bahan bakar di SPBU. Ia pun menyayangkan hal ini, karena jarang lagi ada masyarakat yang menggunakan MT. “Apa kita harus kembali ke kayu yang dijadikan api? Kami memintakan pihak pemerintah untuk memperhatikan persoalan ini. Kalau masalah harga memang masih normatif, tapi lama-kelamaan ini akan menjadi persoalan yang serius, sebab sudah menyangkut kebutuhan yang penting bagi rumah tangga,” pungkas Hala.(dul)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara