Bisnis dan Ekonomi

Deflasi Manado 0,09%, Awal Baik Untuk Capai Stabilitas Harga

Sub kelompok tembakau juga memberikan tekanan inflasi yang cukup signifikan dengan kontrubusi total sebesar 0,14%(mtm) pada inflasi Kotamobagu.

Sementara itu, tekanan maupun penurunan harga di sepuluh kelompok pembentuk inflasi lainnya relatif tidak memberikan dampak yang signifikan pada tingkat inflasi Kota pada Januari 2020.

Bank Indonesia memandang positif pencapaian inflasi Sulawesi Utara pada Januari 2020 berada di dalam rentang sasaran inflasi nasional sebesar 3,0±1% (yoy).

“Ke depan, koordinasi yang baik antar lembaga dan instansi di tingkat provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Kota dibawahnya yang tergabung dalam wadah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) perlu terus dijaga dan ditingkatkan,” kata Arbonas.

Deflasi yang terjadi di kota Manado pada Januari 2020 menjadi awal yang baik pencapaian stabilitas harga.

Namun demikian, tekanan inflasi yang cukup tinggi di Kota Kotamobagu juga dapat dipandang sebagai sinyal dari risiko kenaikan harga-harga kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau terutama sub kelompok makanan pada tingkat inflasi sebuah daerah.

Untuk menjaga inflasi Kota Manado dan Kota kotamobagu di kemudian hari, dari sisi hulu, reformasi kelembagaan pertanian, pengaturan pola tanam serta kerjasama antar daerah akan terus digencarkan dari awal tahun.

Hal ini terutama diperlukan untuk menciptakan pola tanam yang konsisten dengan pola konsumsi sehingga ketersediaan stok dapat terjaga terutama pada komoditas-komoditas strategis seperti beras, cabai rawit, dan bawang merah.

“Dari sisi hilir, efisiensi struktur harga dan ekspektasi masyarakat serta jalur distribusi akan menjadi perhatian kami di tahun 2020,” pungkas Arbonas.

(***/Srisurya)


Manado, 3 Februari 2020
Kepala Perwakilan Bank Indonesia
Provinsi Sulawesi Utara
Arbonas Hutabarat
Direktur

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara