Sebelum pukul 07.00 Wita, ia sudah berada di kantor.
Praktik ini dilakukannya sebagai teladan kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN).
Tidak jarang, ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SKPD.
Jika menemukan ketidakberesan, langsung dituntaskan saat itu juga.
“Selama ini masyarakat mengeluh soal pelayanan. Sidak ini untuk mendisplinkan waktu kerja. Alhamdulilah, pola ini efektif. Setelah apel dan arahan, pelayanan di semua SKPD dimulai setengah delapan,” katanya.
Dikatakan, pelayanan di semua kelurahan sebagian besar berjalan dengan baik.
Warga tidak susah lagi bertemu lurah jika ada keperluan.
“Disiplin waktu menjadikan kita taat kerja. Urusan KTP sekarang 10 menit selesai. Nah, jika ASN disiplin, warga dengan sendirinya teredukasi melakukan hal sama,” terangnya.
Menjadi wali kota dari produk Pemilihan Serentak 2020, kemungkinan jabatan Hadi – Reny hanya 3,5 tahun.
Ia pun berkomitmen memberikan yang terbaik bagi kota tercinta.
Selain janji kampanye yang masih menjadi hutang, Hadi berharap hasil kerjanya membekas positif di hati publik.
“Apa itu, ya biarkan masyarakat menilai. Tugas saya sekarang adalah kerja, kerja dan kerja,” tandasnya.
Laporan wartawan BeritaManado.com Alfrits Semen dari Kota Palu.
