Berita Utama

Dalam Sepekan, Basarnas Manado Tangani 3 Musibah, 3 Korban Belum Ditemukan

Dalam Sepekan, Basarnas Manado Tangani 3 Musibah, 3 Korban Belum Ditemukan
Tim SAR melakukan pencarian korban.

Manado, BeritaManado.com — Cuaca buruk yang terjadi selama pekan ini menyebabkan sejumlah musibah yang menelan korban jiwa.

Dalam sepekan ini, Badan SAR Nasional (Basarnas) Manado terus melakukan upaya penyelematan dan pencarian terhadap tiga koran jiwa pada tiga musibah.

Data yang dihimpun, tiga musibah yang tengah ditangani Basarnas Manado, yaitu;

Pertama, banjir bandang yang mengakibatkan 1 warga terbawa arus antas nama Welly Nangi (60) warga Desa Natan Kecamatan Ratahan, Kab, Mianahasa Tenggara.

Saat ini, upaya pencarian korban memasuki hari ketiga, dimana tim Basarnas Manado menerjunkan 11 personil.

Kedua, musibah seorang anak hanyut bernama Aguero Ondong (2) warga Pall 2, Lingkungan 5 Kecamatan Banjer Kota Manado yang terbawa arus selokan.

Hingga kini korban masih dalam pencarian dan memasuki hari kedua, dimana Basarnas Manado menerjunkan 10 personil.

Ketiga, musibah kecelakaan pelayaran penumpang KM Saint Mary, dimana korban bernama Michael Giraldo Sasuwuhe (34), warga Lindong 1 Desa Talawit Kabupaten Sitaro, diduga melompat ke laut di Teluk Manado.

Saat ini pencarian memasuki hari ke 4 pencarian dan belum menemukan tanda tanda korban.

Dalam mencari korban Michael, Basarnas Manado menerjunkan 8 personil.

Kepala Basarnas Manado Suhri Sinaga mengapresiasi kepada setiap personil Basarnas dan potensi SAR baik TNI, Polri, serta masyarakat yang terlibat di pencarian orang hilang.

“Dalam operasi SAR kami akan bekerja semaksimal mungkin selama tujuh hari ke depan. Dan apabila di hari ketujuh menemukan tanda-tanda korban, operasi SAR kami tambah tiga hari pencarian dan selebihnya kami lanjutkan dengan pemantauan,” jelas Sinaga.

(Finda Muhtar)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara