
Manado – Pihak pengembang CitraLand Kota Manado mempersalahkan alam terkait adanya bencana tanah longsor yang melanda konsumen CitraLand yang menjadi korban terhadap bencana tersebut. Pernyataan itu disampaikan GM Davis Sumanti pasca terjadinya bencana hebat di sebagian Provinsi Sulawesi Utara Pada Minggu (17/2).
“Ada kekuatan yang namanya bencana alam, bencana alam itu dari kami sendiri tidak bisa menahan itu atau melawan. Hal itu juga yang sangat kami sesali dan kami banyak belajar dari sini bagaimana cara penanggulangan kedepan,” ujar Sumanti.
Dia juga menambahkan, selain tanah longsor, banjir juga sempat terjadi di perumahan elit tersebut karena meluapnnya air dari aliran sungai.
“Hal itu terjadi karena mungkin ada penebangan pohon oleh warga, sehingga sisa-sisa dari pohon yang ditebang menghambat aliran air di sungai sehingga air dengan cepat meluap,” jelas Sumanti. (Jrp)

pemerintah matre
pemerintah jgn serentak mngeluarkan ijin pmbangunan perum tanpa memperhatikan/mempertimbangkan keamanan/kselamatan masyarakat harus pikirkan segala resiko2 terbruk yg bkalan trjadi,,,trus buat pengembang jgn seenaknx hanya sekedar mncari keuntungan dlam pmbgnan perum tanpa memikirkan keamanan/kselamatan pnggunanx,,,,….pengembang hrus bertanggung jawab smua atas krugian & insiden yg terjadi dan hrus pparkan sejauh mna keamanan yg di brikan kepada pngguna prum2 tersbut…,,,pmerintah harus berani membrikan sangsi kpada pengembang..yg tidak memberikan jaminan krugian/keamanan serta kselmtan pngguna,,,
sangat tdk manusiawi pengembang citra land.
Hanya ada satu kata trhadap pengembang JAHANAM seperti ini:
L A W A N . . . . ! ! ! !
citra land itu adalah neraka krn daerah tsb merupakan daerah resapan air, kaum2 kapitalis sprti pengembang sprti citra land hrs memikirkan dampak yg akn trjadi. Pemerintah juga jgn tolol dgn gampangnya memberikan ijin pendirian perum sprti itu. Udah tau lereng bukit dikeruk dan dibangun perum.. Citra land bangsat!! Tanah aja msh brmasalah.. Itu hukuman buat pengembang.
Gila ini pengembang citra land, coba dorang pe keluarga yang korban. Pe gampang skali persalahkan alam padahal dorang pe tampa babangun rumah yang rawan bencana. Lapor polisi jo pa dorang!
Komentar dan sanggahan diatas jelas menunjukkan pihak pengembang ingin lari dari tanggung jawab atas kesalahan yg mereka lakukan, kalu mau bukti saya bisa memberikan perhitungan ilmiah bahwa beberapa lereng yg sangat dekat dengan hunian Citraland adalah tidak stabil/aman. Saran saya sebaiknya pengembang & pemerintah berani mengakui kelalainnya dan harus menanggung semua kerugian2 an yg ditumbulkannya. Jadi yg lalai selain pengembang juga pemerintah yg tidak memiliki payung hukum yg baik berdasarkan data2 ilmiah yg benar.