Acara ditutup dengan doa bersama untuk kedamaian Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara pada khususnya.
Semua pulang dengan hati yang penuh, membawa pesan kasih yang akan disebarkan ke lingkungan masing-masing.
Hari itu, Bukit Doa Sabda Karombasan bukan hanya saksi bisu sebuah seremoni, melainkan tempat lahirnya komitmen baru untuk terus mengasihi tanpa pamrih.
Cinta kepada sesama dan cinta kepada bangsa akhirnya melebur menjadi satu kekuatan yang utuh, sehangat pelukan di tengah hujan siang sampai sore hari.
(***/Frangki Wullur)
