Kota Manado

Christian Yokung Dan Tamang CY Komitmen Tanpa Politik Uang, Ini Buktinya

Manado — Sejak awal diminta untuk maju sebagai calon legislatif (caleg) mewakili suara driver online di DPRD Provinsi Sulawesi Utara daerah pemilihan kota Manado dari Partai Nasdem, khususnya oleh rekan-rekan seperjuangannya di Wadah Asosiasi Online (WAO), Christian Yokung sudah berkomitmen untuk maju tanpa politik uang.

Keputusan ini pun didukung penuh oleh massa militannya yang dikenal dengan Tamang CY. Hal ini disebabkan, keputusan untuk bertarung dalam pileg nanti murni untuk transportasi online terutama para driver yang tentunya akan berdampak pada masyarakat luas sebagai pengguna, tak hanya pada kalangan driver online saja.

ADVERTISEMENT

Tanpa politik uang ini telah dibuktikan sejak awal perjuangan, dimana untuk Alat Peraga Kampanye (APK), Tamang CY dengan sukarela menggunakan uang dari kantong pribadi. Tak main-main, yang diproduksi bukan hanya spanduk dan baliho saja, tapi juga kaos, topi, stiker one-way, striker untuk kendaraan roda empat dan lainnya.

“Kami memang patungan. Ini sungguh-sungguh bukan hanya sekedar pencitraan, tapi timses memang patungan demi memenuhi segala kebutuhan untuk sosialisasi CY. Sejak awal kami semua sepakat menolak politik uang dan kami telah buktikan itu, hingga massa militan datang dari mana saja, tak hanya driver online,” ungkap Diane Magdalena, salah satu timses Christian Yokung kepada BeritaManado.com, Senin (25/3/2019).

Sementara itu, Christian Yokung sendiri mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi pengorbanan massa militannya demi mendukung dirinya maju ke DPRD provinsi Sulut karena dimasa sekarang ini bisa mendapat kepercayaan sebesar itu sangat luar biasa.

“Saya salut, memberi apresiasi yang setinggi-tingginya karena mereka adalah pejuang yang sebenarnya. Rela mengurangi jam kerja demi menggalang dukungan untuk saya, itu sangat berarti sekali bagi saya pribadi. Bagi saya ini adalah kekuatan kami. Bukan dinilai dari materi tapi dari kebersamaan dan persatuan kami yang begitu kuat, ketulusan kami untuk mengabdi,” kata Christian Yokung.

(srisurya)