
Sangihe, BeritaManado.com – Akses jalan yang menghubungkan Desa Lenganeng dan Desa Bowongkulu sepanjang 150 meter di kawasan Puncak Panenteng-Tola, Kecamatan Tabukan Utara, akhirnya tuntas dikerjakan dan kini resmi dapat digunakan kembali oleh masyarakat.
Jalur ini menjadi salah satu poros penting yang menghubungkan Kecamatan Tabukan Tengah, Tabukan Utara, hingga ke Tahuna. Setelah lebih dari dua bulan ditutup untuk pekerjaan pembangunan, kendaraan roda dua maupun roda empat kini dapat melintas dengan aman dan nyaman.
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari turun langsung meninjau kondisi jalan yang sudah rampung tersebut. Mereka didampingi Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, SH, SIK, MAP serta Ketua Pengadilan Tahuna Sigit Triatmojo, SH, MH.
Kunjungan ini tidak hanya memastikan bahwa pekerjaan telah selesai sesuai standar, namun juga menunjukkan komitmen pimpinan daerah dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Rombongan bahkan meluangkan waktu duduk sejenak menikmati panorama Puncak Panenteng, lokasi yang selama ini dikenal memiliki pemandangan indah.

Bupati Thungari menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin pembangunan jalan tersebut, mengingat sejak 2019 proyek ini tertunda akibat persoalan izin kawasan hutan lindung.
“Kita bersyukur izin pekerjaan bisa keluar sehingga jalan ini akhirnya dapat dibangun. Sekarang masyarakat sudah bisa melintas dengan aman. Kami berharap akses ini semakin mempermudah aktivitas warga,” ujar Thungari, Senin 8 Desember 2025.
Sementara itu, masyarakat memberikan apresiasi atas diselesaikannya akses jalan ini. Salah satu pengendara, Renal, warga Tabukan Tengah, mengaku kini lebih nyaman berkendara tanpa khawatir tergelincir seperti sebelumnya
“Terima kasih kepada Pak Bupati yang sudah memberikan perhatian penuh terhadap pembangunan akses ini. Jalan sekarang jauh lebih baik dan aman dilalui,” ungkapnya.
Sebelumnya, jalan sepanjang 150 meter ini tidak dapat dibangun karena terhambat izin kawasan hutan lindung. Namun berkat komunikasi intens yang dilakukan pemerintahan baru Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan pemerintah pusat, izin akhirnya diterbitkan sehingga pekerjaan dapat diselesaikan.
Pembangunan akses ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen Bupati Thungari dalam membuka keterisolasian dan meningkatkan konektivitas antar wilayah di Sangihe.
